Sponsored Content

Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Bangli atas APBD 2021, Transaksi Online Akan Digalakkan

Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Bangli atas APBD 2021, Transaksi Online Akan Digalakkan

Istimewa
Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Bangli atas APBD 2021, Transaksi Online Akan Digalakkan 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Rapat Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati Bangli atas APBD 2021, Transaksi Online Akan Digalakkan.

DPRD Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Bangli atas Pelaksanaan APBD Bangli tahun 2021, Kamis 31 Maret 2022.

Rapat ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan dan memeratakan pembangunan di Kabupaten Bangli kedepan.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bangli l Ketut Suastika, di Ruang Rapat Bersama DPRD Bangli, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli, Bali.

Rapat juga dihadiri Bupati Sang Nyoman Sedana Arta, serta segenap pimpinan dan anggota DPRD Bangli, dan jajaran Forkompimda Pemkab Bangli bersama pimpinan OPD terkait.

Baca juga: Bupati Bangli Lantik 354 Pejabat Baru, Harap Pegang Jadi Tauladan Bawahan dan Masyarakat

Dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bangli atas Pelaksanaan APBD Bangli 2021, Bupati Sedana Arta menegaskan banyak hal yang masih harus dibenahi untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangli.

Untuk itu, transaksi peningkatan PAD secara online akan terus digalakkan. 

Sementara terkait aspek pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, disampaikan bahwa APBD Kabupaten Bangli Tahun 2021 telah ditetapkan tepat waktu dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bangli Nomor 3 Tahun 2020 tentang APBD Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2021.

Dan Peraturan Bupati Bangli Nomor 88 Tahun 2020 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2021.

Mengenai anggaran belanja tahun 2021, secara keseluruhan realisasinya di atas 55 persen.

Sementara jumlah penerimaan pembiayaan dalam Tahun Anggaran 2021 realisasinya mencapai 54,22 persen. 

Bupati asal Desa Sulahan, Kecamatan Susut itu menambahkan, saat ini pihaknya terus berupaya menggali potensi-potensi pendapatan asli daerah.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan optimalisasi penerapan alat perekam transaksi online Payment Online System (POS) di 8 restoran di Kintamani, sebagai salah satu instrument dari KPK RI.

"Ke depan transaksi-transaksi peningkatan Pendapatan Asli Daerah secara online akan terus kita galakkan," tegasnya.

(*)

Keterangan foto:/ist
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta ketika menyerahkan LKPJ Bupati Atas APBD 2021. Kamis 31 Maret 2022

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved