Persib Bandung
BOS PERSIB Bandung Angkat Bicara Soal Pencapaian Tim, Ikut Tanggapi Dugaan Sepakbola Gajah
Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono, Teddy Tjahjono, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras skuad Persib Bandung dalam menuntaskan Liga 1 202
TRIBUN-BALI.COM - Persib Bandung akhiri musim 2021/2022 dengan hasil yang sangat mengembirakan
Skuat asuhan pelatih Robert Rene Alberts mendulang 69 poin dari 34 pertandingan yang dilakoni
Persib Bandung berhak satu tiket ke Piala AFC 2023 setelah mengamankan posisi keduda tersebut
Direktur PT PBB, Teddy Tjahjono, Teddy Tjahjono, menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja keras skuad Persib Bandung dalam menuntaskan Liga 1 2021-2022.
Teddy Tjahjono tetap mengapresiasi Beckham Putra dkk. meskipun gagal mewujudkan target juara Liga 1 musim ini.
Baca juga: GAWAT! PERSIB BANDUNG Akan Digugat Atas Dugaan Sepakbola Gajah, Ahli Hukum Olahraga Ikut Bersuara
Baca juga: HOT TRANSFER PERSIB BANDUNG: Terungkap Masa Depan Teja Paku Alam, Sang Pemain Inginkan Hal ini
Baca juga: PESEPAK BOLA Brasil Tewas Dimakan Ikan Piranha saat Dikejar Polisi, Jasadnya Sudah Tak Bisa Dikenali
Baca juga: Roberts Alberts Sudah Kantongi Evaluasi Persib Bandung Di Liga 1 2021-2022, Kini Siap Perbaiki Tim
Persib Bandung harus puas finis diperingkat kedua setelah kalah bersaing dengan Bali United dalam perebutan gelar juara.
"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, official, staff dan semua tim pendukung yang telah bekerja keras dan telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya," kata Teddy dikutip dari laman resmi klub.
Meski berada di peringkat kedua, Persib tetap mendapatkan keuntungan karena mereka memastikan satu tempat di fase grup Piala AFC 2023.
Kembali berlaga di pentas Asia merupakan kebanggaan tersendiri mengingat Persiub sudah absen selama tujuh tahun.
Terakhir kali Pangeran Biru manggung di Piala AFC pada tahun 2015 setelah menjadi juara Liga Super Indonesia 2014.
"Kami juga menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa memberikan gelar juara untuk tahun ini," tutur Teddy.
"Tetapi pencapaian di posisi kedua (runner up) untuk Persib pada musim ini merupakan hasil yang maksimal dari sebuah perjuangan keras dan pantang menyerah."
"Kita harus tetap bersyukur dengan hasil ini dan tentunya kami bangga terhadap perjuangan dan kinerja dari seluruh pemain yang telah memberikan segalanya di lapangan" jelas Teddy.
Dia mengaku bangga dengan skuad Maung Bandung yang mampu bersaing di tengah kompetisi yang masih diselimuti pandemi Covid-19.
"Jadi, tidak ada yang perlu disesali, kita semua harus bangga dengan hasil ini,"
"Karena ini adalah murni perjuangan dari para pemain dengan segala kekurangan dan tantangan yang ada di kompetisi Liga 1 2021/2022 ini, khususnya menjalankan pertandingan disaat pandemi Covid-19" jelasnya.
Lebih lanjut Teddy mengucapkan terima kasih kepada Bobotoh yang sudah mendukung Persib sepenuh hati.
Dia menjelaskan, pencapaian yang diraih Maung Bandung musim ini tak lepas dari dukungan Bobotoh.
"Tidak lupa, kami juga sangat mengapresiasi dukungan luar biasa yang sudah diberikan oleh para Bobotoh dari rumah selama ini."
"Kami juga merindukan kebersamaan dengan seluruh Bobotoh di stadion, namun karena situasi pandemi Covid-19 membuat kita semua sampai saat ini harus menjaga jarak."
"Namun, doa dari seluruh bobotoh di rumah masing-masing tetap dapat tersambung, dan prestasi tahun ini pun tak lepas dari energi positif yang diberikan oleh seluruh Bobotoh terbaik" papar Teddy.
Bos Persib Bandung angkat bicara soal dugaan sepakbola Gajah
Bos Persib Bandung akhirnya angkat bicara soal dugaan Sepakbola Gajah pada laga kontra Barito Putera
Dilansir drai Tribunjabar.co.id, direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono, mengatakan, selama ini Persib Bandung sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, integritas, fair play, dan respek dalam berkompetisi, demi terciptanya iklim olahraga yang sehat.
"Kami selalu memegang teguh apa yang menjadi prinsip-prinsip dalam membangun iklim kompetisi olahraga yang sehat,"
"Nilai - nilai ini selalu kami pegang pada saat kami bertanding di setiap pertandingan, untuk mencari kemenangan secara sportif dan fairplay, tanpa melihat tim mana yang sedang kami hadapi" ujar Teddy kepada wartawan, Jumat kemarin.
Dugaan adanya sepak bola gajah pada laga Persib melawan Barito diungkapkan Pieter Ell, tak lama setelah laga Persib-Barito berakhir dengan skor 1-1, Kamis lalu.
Dalam pernyataannya yang kemudian dikutip sejumlah portal berita, Pieter bahkan mengaku siap menggugat Persib dan Barito, lantaran indikasi sepak bola gajah itu, ujarnya, jelas ada sehingga merugikan Persipura Jayapura.
Hasil imbang Persib kontra Barito membuat Persipura terlempar ke Liga 2.
Sebaliknya, hasil ini membuat Barito lolos dari jurang degradasi.(*)