Berita Bali

Berlaku Besok, Penumpang Belum Booster Melalui Bandara Ngurah Rai Bali Wajib Tes Antigen/PCR

Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 36 Tahun 2022 yang mengatur pelaksanaan mengenai ketentuan bagi PPDN dan mulai berlaku pada

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ilustrasi Bandara - Berlaku Besok, Penumpang Belum Booster Melalui Bandara Ngurah Rai Wajib Tes Antigen/PCR 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Menyusul terbitnya Surat Edaran (SE) No.16 Tahun 2022 dari Satgas Penanganan COVID-19 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri (PPDN) Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease Tahun 2019.

Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran (SE) No. 36 Tahun 2022 yang mengatur pelaksanaan mengenai ketentuan bagi PPDN dan mulai berlaku pada 5 April 2022 esok.

“SE Kemenhub terbit itu tidak jauh berbeda dengan SE Satgas COVID-19, cuma masa pemberlakuannya baru diberlakukan besok tanggal 5 April 2022,” ujar Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Taufan Yudhistira, Senin (4/4/2022).

Ia menjelaskan ketentuan syarat bagi pengguna jasa bandar udara yang akan berlaku mulai besok yakni, calon penumpang yang baru vaksin dosis 1 wajib melakukan tes RT - PCR 3x24 jam.

Baca juga: Aturan Penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai per 2 April 2022, Vaksin Kedua Wajib Antigen

Sementara bagi yang sudah vaksin dosis 2 juga diwajibkan melakukan tes COVID-19 dengan metode tes Antigen 1x24 jam atau PCR 3x24 jam.

Lalu bagi calon penumpang sudah melakukan vaksin booster (sudah dosis 3) tidak diwajibkan melakukan tes COVID-19 baik itu Rapid Tes Antigen atau RT - PCR.

Kemudian penumpang dengan penyakit komorbid, wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3 x 24 jam dan melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah.

Penumpang dengan usia dibawah 6 tahun dapat melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dikecualikan ketentuan wajib vaksin serta tes COVID-19.

Mengisi e-HAC Indonesia di aplikasi Pedullindungi sebelum melakukan check-in tiket pesawat udara.

“Ketentuan tersebut berlaku mulai besok 5 April 2022 hingga batas waktu yang akan ditentukan kemudian.

Jadi bagi para calon penumpang yang akan ke Bali maupun sebaliknya meninggalkan Bali harap diperhatikan ketentuan aturan terbaru ini khususnya bagi mereka yang baru vaksin dosis 1 dan 2,” tegas Taufan.

Untuk trafik penumpang selama bulan Maret di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mengalami peningkatan 56 persen jika dibandingkan bulan sebelumnya (Februari).

“Untuk trafik penumpang selama bulan Maret kemarin terjadi peningkatan mencapai 56 persen dibandingkan dengan bulan Februari. Atau sebanyak 605.133 penumpang pada bulan Maret sementara bulan sebelumnya hanya sekitar 388.000 penumpang,” ungkap Taufan.

Disinggung apakah ketentuan ini akan berdampak terhadap trafik penumpang khususnya di terminal domestik, Taufan mengatakan mungkin akan sedikit berdampak.

Baca juga: 25 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 Jenis AstraZeneca Kedaluwarsa di Bali, Kok Bisa?

“Mungkin akan terjadi penurunan nanti di domestik tentunya tetapi tidak akan terlalu tinggi. Tetapi kita lihat nanti trafik selama bulan April seperti apa,” demikian kata Taufan.(*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved