Berita Karangasem
Pandemi Melandai, Kunjungan Wisman ke Bumi Lahar Mulai Terlihat
Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Karangasem mulai mengGeliat dibanding saat pandemi tahun 2019 - 2021.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Karangasem mulai menggeliat dibanding saat pandemi tahun 2019 - 2021.
Tetapi jumlahnya belum signifikan seperti sebelumnya.
Kunjungan wisman hanya terjadi di beberapa wisata.
Seperti objek wisata, Tirta Gangga.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)Kab. Karangasem, I Wayan Astika, mengungkapkan, kunjungan wisman ke Karangasem pada triwulan 1 mulai ada.
Tapi tidak signifikan.
Hanya beberapa orang yang datang perharinya. Wisman yang berkunjung dari Eropa, Asia, dan lainnya.
"Kunjungan wisman ada. Untuk jumlah detailnya belum saya ketahui. Coba saya tanya ke petugas yang membidangi. Kunjungan ke Karangasem masih didominasi wisatawan dalam negeri. Seperti Jawa, Sumatra, Jakarta, serta Sulawesi," ungkap I Wayaan Astika, Senin 4 April 2022 siang kemarin.
Data Tribun Bali tahun 2019, sebelum pandemi, kunjungan wisatawan sesuai data di beberapa objek wisata di Karangasem mencapai ratusan ribu.
Kunjungan wisman ditahun 2019 sekitar 931.071 orang, sedangkan wisdom 599.440 orang.
Tersebar di Bukit Lempuyang, Tirta Gangga, dan objek lain
"Kita berharap pandemi segera berakhir, sehingga wisatawan domestik & mancanegara bisa terus meningkat. Pemerintah akan terus upaya memulihkan pariwisata di Karangasem, sehingga bisa kembali normal," kata Astika, mantan Sekretaris Perhubungan.
Baca juga: Jembrana mulai terapkan PTM 100 Persen, Bupati Pastikan Prokes Ditaati
Baca juga: Kegiatan Ramadhan di Masjid Ibnu Batutah Puja Mandala Nusa Dua Bali, Tafsir Quran Hingga Tadarusan
Ditambahkan, Dinas Pariwisata Karangasem akan berkerja sama dengan instansi terkait serta Kementrian Pariwisata dalam memulihkan pariwisata di Bumi Lahar saat pandemi COVID - 19.
Dengan harapan kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, bisa meningkat.
Saat ini Dinas Pariwisata Kab. Karangasem hanya gelar promosi wisata lewat media sosial (medsos) yang dimiliki instansi terkait. Seperi Disbudpar, PHRI, ASITA, dan instansi terkait pariwisata.
"Untuk kegiatan lainnya belum ada dikarenakaan minim anggaran. Masih fokus COVID," jelasnya.
Untuk diketahui, sebelum pandemi COVID Kementrian Pariwisata bersama instansi terkait gelar kegiatan mempromosikan wisata Karangasem.
Seperti gelar lomba video pendek tentang wisata bahari di Pantai Tulamben.
Atau mengelar festival untuk mepromosikan pariwisata di Bumi Lahar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/tulamben_20180216_233452.jpg)