Wawancara Tokoh

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali I Nyoman Gede Anom, Bali Siap Jika Pandemi Jadi Endemi

Berikut petikan wawancara khusus Tribun Bali dengan Gede Anom di Kantor Dinas Kesehatan Bali, Renon

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali baru yakni I Nyoman Gede Anom ketika ditemui di Dinkes Provinsi Bali. 

Dan untuk menghindari rebutan, kadang masyarakat ingin yang tidak ada KIPI-nya, yang selama ini Sinovac dinilai tidak ada KIPI-nya.

Untuk saat ini stok vaksin Covid-19 jenis AstraZeneca yang masih banyak dan Sinovac mulai terbatas, maka dari itu diprioritaskan untuk anak-anak sekolah saja.

Apakah target capaian vaksinasi untuk anak-anak sudah tercapai?

Capaian vaksinasi Covid-19 pada anak di Bali juga cukup tinggi.

Pada vaksin dosis pertama sejumlah 107,7 persen dan kedua 103 persen.

Untuk tren Covid-19 pada anak juga alami penurunan terlebih saat ini pembelajaran tatap muka (PTM) sudah dimulai.

Apakah dengan capaian ini, Bali siap jika nantinya pandemi Covid-19 menjadi endemi?

Kita ada aturan yang harus dipatuhi untuk menjadi endemi dengan melandainya kasus dan RT (positif rate) menurun sesuai standar WHO.

Semoga hal tersebut bisa segera terwujud, terlebih kasus harian Covid-19 di Bali sudah melandai saat ini.

Terakhir kasus harian dicatatkan pada Senin 4 April 2022 di Bali positif 32 orang, sembuh 61 orang, dan meninggal nihil kasus. Angka kasus Covid-19 tersebut sudah rendah.

Selain itu, untuk bed occupation rate (BOR) rumah sakit di Bali saat ini sekitar 1,3 persen.

Cukup rendah. Jadi kita berharap karena ini keputusan pemerintah pusat untuk membuat masuk endemi atau tidak.

Dan itu ada parameter yang harus dipenuhi. Bali sangat sangat siap kalau sudah diputuskan menjadi endemi.

Banyak orang sudah mulai datang kok ke Bali. Saya lihat kemarin pertemuan di Kuta juga sudah ada.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved