Berita Denpasar
Petugas Gabungan Patroli Sipandu Beradat Beri Teguran Humanis, Temukan Warga Lalai Prokes
Mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas dan kegiatan masyarakat di tengah situasi masa PPKM Level 2 di wilayah Kota Denpasar, petugas gabungan yang
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Marianus Seran
TRIBUN-BALI,DENPASAR - Mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas dan kegiatan masyarakat di tengah situasi masa PPKM Level 2 di wilayah Kota Denpasar, petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, linmas, pecalang melakukan patroli di beberapa kawasan di Kota Denpasar.
Patroli gabungan ini diberi nama Sipandu Beradat.
Salah satunya wilayah disasar yakni di wilayah Desa Adat Peguyangan, Denpasar Utara, Kota Denpasar, Bali, pada Sabtu 9 April 2022 malam sekira pukul 21.00 WITA,
Kegiatan patroli ini dilakukan tim gabungan yang terdiri dari jajaran Polresta Denpasar, dan Polsek Denpasar Utara, Linmas dan Pecalang.
Baca juga: Ny. Sagung Antari Jaya Negara Buka Pelatihan Membuat Banten Otonan
Saat patroli di Desa Peguyangan, Sabtu 9 April 2022 malam sekira pukul 21.00 WITA, petugas mendapati beberapa pelanggar, namun saat itu langsung diberi imbauan dan teguran oleh petugas.
Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit seizin Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas yang dikonfirmasi terpisah menjelaskan kegiatan patrol ini dilakukan di wilayah hukum Polsek Denpasar Utara menindaklanjuti sesuai dengan aturan Inmendagri Nomor 20 Tahun 2022 dan terkait keamanan di tengah masyarakat.
"Untuk kegiatan kemarin malam, itu kita laksanakan Patroli Sipandu Beradat.
Dimana kita mengantisipasi kegiatan masyarakat di masa PPKM Level 2 dan menjaga Kamtibmas," ujar Iptu I Putu Carlos Dolesgit, Minggu 10 April 2022.
Dalam kegiatan itu, Kapolsek Denpasar Utara turun langsung ke lapangan bersama 10 anggota personilnya didukung Linmas 15 orang dan Pecalang sebanyak lima orang.
Baca juga: Polsek Denpasar Utara Gelar Vaksinasi, Warga Desa Adat Pohgading Antusias
Iptu Carlos Dolesgit mengatakan, kegiatan patroli program Sipandu Beradat berjalan dengan baik.
"Sesuai dengan program bapak Gubernur Bali dan Kapolda Bali kami melaksanakan kegiatan Sipandu Beradat ini," katanya.
Carlos menyebutkan patroli dilakukan untuk menjaga situasi lingkungan dan juga kegiatan masyarakat di wewengkon Desa Adat Peguyangan agara segala aktivitas tetap mengedepankan ketertiban dan taat protokol kesehatan.
Ia mengakui dalam patroli Sipandu Beradat di Desa Adat Peguyangan, ada lima orang yang mendapat teguran dan enam lainnya diberikan himbauan langsung.
Patroli dilakukan di beberapa lokasi seperti di Banjar Puluh Gambang, Banjar Tagtag, Banjar Pondok, Banjar Punduk Kulit, Banjar Saih, Banjar Gunung, Banjar Paang Tebel.
Lokasi yang disasar yakni pusat perbelanjaan, rumah makan maupun tempat nongkrong para remaja saat bermalam minggu.
"Mereka yang kita berikan teguran kebanyakan tidak menaati prokes.
Kita kemudian memberikan teguran secara humanis dan tetap mengimbau mereka untuk menjaga prokes," ujarnya.(*)