Berita Bali

Perwakilan Serikat Pekerja Datangi Disnaker Bali, Sampaikan Masalah THR dan PHK

Sejumlah perwakilan dari serikat pekerja pariwisata di Bali mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan, Energi dan Sumber Daya Mineral Bali

Tribun Bali/Ragil Armando
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda - Perwakilan Serikat Pekerja Datangi Disnaker Bali, Sampaikan Masalah THR dan PHK 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sejumlah perwakilan dari serikat pekerja pariwisata di Bali mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bali, Jumat 22 April 2022.

Mereka datang meminta agar pemerintah, khususnya Pemprov Bali hadir dalam persoalan pekerja di perusahaan, mulai dari pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga masalah tunjangan hari raya (THR).

Hal ini seperti diungkapkan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Arda, Jumat.

Ia mengaku, pihaknya didatangi serikat pekerja mandiri (SPM) dari beberapa perusahaan.

Baca juga: Sejumlah Perwakilan Serikat Pekerja Datangi Disnaker Bali, Laporkan PHK hingga THR Para Pekerja

Tetapi, Gus Arda mengaku pihaknya belum bisa bertindak leluasa ketika pengaduan itu sepihak.

“Tadi ada menyampaikan keluhan secara lisan, langsung pengaduannya disampaikan kepada kami. Untuk menindaklanjuti, kami lihat dulu wilayah dari perusahaan tersebut berada. Sebab itu harus ditangani oleh Disnaker kabupaten/kota terlebih dahulu,” terangnya.
Bahkan, terkait dengan hal tersebut, Gus Arda menegaskan, apa pun itu terkait PHK menjadi mediator pertama adalah pemerintah di daerahnya terlebih dahulu.

“Kalau tadi ada yang dari Badung datang, nanti kami koordinasikan ke Disnaker Badung untuk dimediasi dulu di sana,” imbuhnya.

Sehingga setiap keluhan dari para pekerja yang masuk, pihaknya di provinsi sifatnya memediasi antara pekerja dengan perusahaan.

Selain itu pihaknya di provinsi juga berwenang melakukan beberapa tahapan pemeriksaan.

Mulai dari pemeriksaan pertama, pemeriksaan kedua, dan seterusnya.

“Ada pengaduan, kami konfirmasi ke daerah dan perusahaan. Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan sesuai tahapan tersebut,” tegas Ida Bagus Arda.

Sementara jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan hal yang harus dibenahi, pihaknya di provinsi akan tetap mengawasi.

Namun jika tidak ditindaklanjuti, akan langsung pengawas yang terjun langsung.

“Kami harapkan tidak ada sampai yang sepihak, dan harus menghasilkan yang terbaik,” tandasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved