Berita Gianyar

SDN 1 Buahan Payangan Disegel Seorang Warga, Minta Pengganti Tanah

Sekolah Dasar Negeri Buahan yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali disegel oleh seorang masyarakat setempat.

Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Noviana Windri
ist
Sekolah Dasar Negeri Buahan yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali disegel oleh seorang masyarakat setempat, Senin 25 April 2022 pagi. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sekolah Dasar Negeri Buahan yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali disegel oleh seorang masyarakat setempat, Senin 25 April 2022 pagi.

Setelah aparat Polsek Payangan dan unsur pemerintahan turun ke lokasi, segel yang membuat siswa tak bisa masuk ke dalam sekolah pun dibuka.

Namun proses pembelajaran masih belum normal pasca kejadian ini. 

Kepala SDN 1 Buahan, Nengah Astiti saat ditemui di sekolahnya mengatakan, ia belum lama menjabat di sekolah tersebut.

Menurut sepengetahuannya, hal ini bermula sekitar 10 hari lalu, biro aset dari Pemkab Gianyar melakukan pendataan tanah milik pemerintah.

Baca juga: BREAKING NEWS : Gempa Terkini Bali 2022, Getaran Dirasakan di Gianyar, Tetap Waspada

Baca juga: Umat Islam Gelar Buka Puasa Sambil Vaksin Covid-19 di Sukawati Gianyar

Baca juga: Jadi Usaha Milenial, PDIP Gianyar Lombakan Barista Kopi Bali, Mixology Arak dan Kuliner

Sebelum dilakukan pendataan, pemerintah melayangkan surat ke berbagai pihak, termasuk ke Kepala Dusun Majangan sebagai lokasi berdirinya sekolah tersebut. 

Akhirnya, surat tersebut pun diketahui oleh pemilik tanah sekolah, yakni I Wayan Sutanaya.

Dimana berdasar informasi yang diketahuinya, tanah tersebut merupakan tanah yang bersangkutan yang belum mendapat penukar.

"Saya kurang tahu proses apa saja yang dilalui, karena itu bukan kewenangan kami. Tapi pagi tadi, sekolah ditutup pakai baliho, ban, sehingga tidak bisa masuk," ujar Astiti. 

Setelah aparat kepolisian turun ke lokasi, kata dia, akhirnya sekolah bisa dibuka.

Meski demikian, untuk Senin ini, aktivistas sekolah belum normal.

"Sekarang baru kelas 6 saja yang masuk, karena sedang ujian. Sementara siswa lainnya, kemungkinan besok baru bisa belajar seperti biasa," ujarnya. 

Saat berita ini dikirim, pemilik lahan sedang rapat bersama pihak terkait.

Baca juga: Rayakan HUT Gerindra ke-14, Gerindra Gianyar Gelar Donor Darah dan Bagi Sembako

Baca juga: Lowongan Kerja Gianyar, Dibuka Loker Posisi Fotografer, Berikut Syaratnya

Baca juga: Warga Siangan Gianyar Geger, Mayat Putu Lanus Ditemukan di Tegalan

Yakni, kepala.desa, camat, Kadisdik Gianyar, dan pihak aset dari Pemkab Gianyar.

Informasinya, persoalan ini dituntut selesai hari ini oleh Bupati Gianyar, Made Mahayastra

Nanti informasi akan diupdate usai rapat. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved