Berita Gianyar

Warga di Gianyar Segel Sekolah Pakai Ban dan Baliho, Miskomunikasi Pemilik Lahan dan Dinas Perkim

SDN Buahan yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali disegel oleh seorang warga masyarakat setempat, Senin 25 April 2022

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Proses pembukaan segel SDN 1 Buahan, Payangan Gianyar oleh Polsek Payangan, Gianyar, Bali, Senin 25 April 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR – SDN Buahan yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, Bali disegel oleh seorang warga masyarakat setempat, Senin 25 April 2022 pagi.

Namun, setelah aparat Polsek Payangan dan unsur pemerintahan turun ke lokasi, segel yang membuat siswa tak bisa masuk ke dalam sekolah pun dibuka.

Akan tetapi, proses pembelajaran masih belum normal pasca kejadian ini.

Bisa masuknya siswa SDN 1 Buahan ke dalam sekolah pasca disegel itu tak terlepas dari peran Kapolsek Payangan, AKP I Putu Agus Ady Wijaya, yang menurunkan semua personel Polsek Payangan.

Baca juga: Ganti Tanah SDN 1 Buahan, Pemkab Gianyar Sepakat Beri Tanah ke Pemilik Lahan

Pada Senin pagi itu, AKP Ady mendapatkan laporan dari Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Kamtibmas) Desa Buahan Kaja, Payangan, tentang adanya penyegelan sekolah oleh warga pemilik lahan sekolah.

"Saat itu, sebelum apel di Polsek, saya mendapatkan laporan dari Bhabin, sekitar pukul 07.30 Wita. Spontan saya langsung kerahkan anggota ke sana," ujar AKP Ady.

Saat tiba di TKP, kapolsek langsung menugaskan anggotanya untuk melepas benda-benda yang menyebabkan siswa dan guru tidak bisa masuk ke dalam kelas. Saat itu, sejumlah siswa dan guru berada di depan sekolah.

Baca juga: Rayakan HUT Gerindra ke-14, Gerindra Gianyar Gelar Donor Darah dan Bagi Sembako

"Saya langsung pimpin melakukan upaya paksa membuka penyegelan. Memberitahu pada guru agar beraktivitas seperti biasa. Saat itu, warga yang memasang penghalang tidak melawan, yang bersangkutan menerima. Setelah itu dilakukan  mediasi di kantor desa," ujarnya.

Kapolsek menjalaskan bahwa tindakan penyegelan fasilitas umum seperti sekolah, tidak bisa dilakukan semena-mena. Mesti melalui putusan pengadilan.

Jika hal tersebut dilakukan, maka yang bersangkutan bisa dijerat pasal pidana.

"Tindakan seperti itu melanggar hukum, bisa dipidana. Tapi untuk kasus ini, karena yang bersangkutan tidak melawan saat kami melakukan pembukaan sekolah, sehingga tidak kita tahan," ungkap kapolsek.

Baca juga: Jalan Jebol di Pejeng Gianyar Diperbaiki Juni, Pagu Anggaran Rp 3,5 Miliar

Sebelumnya diberitakan, SDN Buahan yang berlokasi di Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Gianyar, disegel oleh warga seorang masyarakat setempat, Senin 25 April 2022 pagi.

Namun setelah aparat Polsek Payangan dan unsur pemerintahan turun ke lokasi, segel yang membuat siswa tak bisa masuk ke dalam sekolah pun dibuka.

Bagaimanapun, proses pembelajaran masih belum normal pasca kejadian ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved