Serie A
JADI MIMPI BURUK Inter Milan, Striker Bologna Ini Harap Maldini Nonton dan AC Milan Berterima Kasih
Nicola Sansone selaku pencetak gol penentu kemenangan Bologna atas Inter Milan meminta AC Milan berterima kasih kepadanya.
TRIBUN-BALI.COM - Pemain Bologna, Nicola Sansone, meminta apresiasi kepada AC Milan seusai dirinya memberikan mimpi buruk kepada Inter Milan.
Pertandingan Bologna vs Inter Milan merupakan laga tunda pekan ke-20 Serie A, kompetisi tertinggi Liga Italia 2021-2022.
Adapun pertandingan Bologna vs Inter Milan dalam jadwal Liga Italia bergulir di Stadion Renato Dall’Ara pada Kamis 28 April 2022 dini hari WIB.
Nerazurri sebenarnya bisa unggul cepat lewat gol Ivan Perisic pada menit ketiga.
Namun, Inter Milan di tengah laga kurang fokus dan berhasil dimanfaatkan Bologna untuk mencetak gol.
Pada pertengahan babak pertama, Inter Milan justru kebobolan dari Bologna melalui aksi Marko Arnautovic (28’).
Marko Arnautovic menjadi aktor keberhasilan Bologna menyamakan skor pada menit 28.
Laga sempat diperkirakan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Namun, ternyata tidak, setelah Nicola Sansone sukses membobol gawang Inter pada menit ke-81.
Bologna mampu memanfaatkan kesalahan itu untuk mencetak gol kemenangan melalui Nicola Sansone.
Baca juga: MENANTI Sepak Terjang AC Milan Di Bursa Transfer Usai Jadi Milik Investcorp Pada Mei 2022
Inter Milan akhirnya harus takluk melawan Bologna dengan skor 2-1 dalam laga krusial tersebut.
Kekalahan tersebut membuat Inter Milan gagal mengkudeta posisi AC Milan dari puncak klasemen sementara Liga Italia.
Inter Milan kini masih menempati posisi kedua setelah kekalahan tak terduga melawan Bologna, dinihari tadi.
Tim asuhan Simone Inzaghi saat ini masih mengoleksi 72 poin, terpaut dua angka saja dari AC Milan.
Inter Milan pun seakan menyia-yiakan kesempatan untuk mengambil alih singgasana klasemen sementara sebelum pekan 35.
Seandainya mampu mengalahkan Bologna, Inter Milan bisa menyalip perolehan poin AC Milan dan memperbesar peluang mempertahankan gelar juara musim ini.
Dengan menyisakan empat laga sisa, Inter Milan harus mampu meraih hasil maksimal sekaligus berharap AC Milan terpeleset di sisa laga akhir musim ini.
Selisih dua poin antara Inter Milan dan AC Milan bisa saja menjadi faktor pembeda klasemen akhir Liga Italia musim ini.
Nicola Sansone mencetak gol dengan memanfaatkan blunder kiper Inter Milan, Ionut Radu, yang tak mampu mengontrol bola lemparan ke dalam rekannya sendiri.
Nicola Sansone selaku pencetak gol penentu kemenangan Bologna pun meminta AC Milan berterima kasih kepadanya.
Baca juga: JELANG AC Milan Vs Lazio: Laga Penting Penentu Perebutan Scudetto, Simak Prediksi Susunan Pemain
Sebab, aksinya saat itu dapat menggagalkan Inter Milan untuk mengkudeta puncak klasemen dari tangan AC Milan.
Adapun saat ini, Inter Milan harus rela tetap di peringkat kedua dengan koleksi 72 poin dari 34 laga yang sudah dijalani.
Pasukan Simone Inzaghi mempunyai selisih dua angka dari AC Milan yang berada di puncak klasemen dengan raihan 74 poin.
"Saya harap (Direktur Paolo) Maldini atau seseorang dari Milan menonton," kata Nicola Sansone kepada Sky Sport Italia dikutip dari Football Italia.
"Mungkin mereka bisa mengucapkan terima kasih," minta Nicola Sansone kepada AC Milan untuk memberikannya apresiasi.
Tidak hanya itu, Nicola Sansone meminta kepada AC Milan untuk menawarkan kepadanya kesepakatan pinjaman agar dirinya bisa bermain di Liga Champions.
"Berikan saya kesepakatan pinjaman, sehingga saya bisa bermain di Liga Champions," kata Sansone mengakhiri.
Sementara itu jarak poin antara dua tim asal Milan itu sejatinya tidak hanya dua angka saja seperti yang tertera di tangga klasemen sementara.
AC Milan selaku pemuncak klasemen sebenarnya memiliki jarak tiga angka atas Inter Milan dalam kondisi saat ini.
Baca juga: JELANG AC Milan Vs Genoa Nanti Malam: Stefano Pioli Minta Pemain Konsentrasi Penuh, Ibra Absen
Hal ini dikarenakan AC Milan tetap bisa menjadi juara jika perolehan poinnya berhasil disamai oleh Inter Milan pada akhir musim mendatang.
Hal itu bisa terjadi lantaran AC Milan unggul head to head atas Inter Milan jika poin kedua tim tersebut sama pada akhir musim ini.
Dilansir Football Italia, AC Milan memang unggul dua poin, tetapi sejatinya mereka secara teknis unggul tiga poin.
Karena tim Rossoneri memiliki keunggulan dalam rekor head to head dari Inter Milan.
AC Milan setidaknya telah meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang melawan Inter Milan dalam dua pertemuan musim di Liga Italia.
Oleh karena itu, jika AC Milan mampu menang tiga kali dan imbang sekali dalam pertandingan empat sisa, gelar scudetto berhak menjadi milik mereka.
Sekalipun poin yang dikoleksi AC Milan nantinya sama dengan apa yang telah dikumpulkan Inter Milan.
Itulah makna jarak tiga poin yang saat ini dimiliki AC Milan atas Inter Milan dalam perburuan gelar scudetto musim ini.
(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pencetak Gol Kemenangan Bologna Minta Direkrut AC Milan Usai Kirim Mimpi Buruk ke Inter"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemain-depan-bologna-italia-nicola-sansone-kiri-merayakan-dengan-pemain-depan-bologna.jpg)