Berita Denpasar

Belum Kantongi Izin, Proyek Pembangunan Perumahan di Pemogan Denpasar Dihentikan Pemerintah

Pasca petugas Satpol PP Denpasar mendatangi proyek pembangunan perumahan di Banjar Mekar Jaya, Dukuh Tangkas, Pemogan, Denpasar Selatan yang

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Marianus Seran
Istimewa
Proyek pembangunan perumahan Banjar Mekar Jaya, Dukuh Tangkas, Pemogan, Denpasar Selatan. 

 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca petugas Satpol PP Denpasar mendatangi proyek pembangunan perumahan di Banjar Mekar Jaya, Dukuh Tangkas, Pemogan, Denpasar Selatan yang dianggap belum mengantongi izin dan dikeluhkan warga sekitar, kini proyek tersebut masih jalan. 


Beberapa hal yang jadi perhatian petugas adalah adanya pengecoran di sepanjang selokan, hal ini berpotensi menimbulkan banjir lantaran daerah ini dikenal menjadi langganan banjir.


Kepala Desa Pemogan Denpasar, Made Suwirya mengeluhkan pengembang tersebut lantaran masih terus bekerja meskipun sudah didatangi petugas Satpol PP Denpasar untuk menghentikan proyek karena belum mengantongi izin.


Padahal, kata dia, untuk saat ini pengecoran saluran air harus memiliki izin terlebih dahulu, kalau tidak ia tegas bakal melakukan pembongkaran.

Baca juga: Pelabuhan Gilimanuk Lengang, Kendaraan Pribadi Mulai Tinggalkan Bali


"Soal izin kemarin sudah meminta petunjuk ke Dinas terkait di PUPR, kalau masalah izin saya memang tidak ada izin dan saya memang tidak punya wewenang mengeluarkan izin itu," kata Made Suwirya kepada wartawan pada Sabtu 30 April 2022.


Sementara pihak pengembang saat dikonfirmasi mengaku akan mengajukan izin ke dinas terkait.


Sebelumnya, petugas Satpol PP Denpasar mendatangi proyek pembangunan perumahan tersebut.


Petugas datang ke lokasi karena proyek ini dikeluhkan warga dan belum memiliki izin.


Petugas korps baju coklat tua itu melihat langsung proyek yang dibangun pengembang.


Saat itu, belasan petugas Satpol PP Denpasar turun ke lapangan yang kedua kalinya, pertama kali turun melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap pengecoran jembatan liar di Denpasar Selatan, tepatnya di Banjar Mekar Jaya, Blok A XII.


Proyek ini juga dianggap belum mengantongi izin dari Dinas terkait.

Baca juga: Jukut Serapah Hingga Mixology Arak, Lomba HUT Partai Lambang “Banteng” di Gumi Makepung


Kasatpol PP Denpasar Bawa Narendra menegaskan, pihaknya bakal menghentikan proses pembangunan sebelum perizinannya lengkap semua sesuai dengan SOP (standar operasional prosedur).


"Kami akan monitor, mohon partisipasi masyarakat sekitar sana juga. Kalau masih ada aktifitas, tolong koordinasikan dengan kami. Kemarin sudah saya turunkan petugas dan kami sudah mengirim surat pemanggilan untuk dimintai keterangan," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved