Berita Bali

Bandara Ngurah Rai Bali Buka 24 Jam Sampai 10 Mei, Ada Tambahan 8 Penerbangan Internasional

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali mendapatkan tambahan rute internasional penerbangan reguler

Istimewa
Penerbangan Internasional Bertambah Delapan, Operasional Bandara Ngurah Rai Sementara 24 Jam - Bandara Ngurah Rai Bali Buka 24 Jam Sampai 10 Mei, Ada Tambahan 8 Penerbangan Internasional 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali mendapatkan tambahan rute internasional penerbangan reguler.

Dalam dua hari berturut-turut, ada tambahan delapan rute maskapai internasional yakni pada 1 dan 2 Mei 2022.

Dengan tambahan itu, jumlah maskapai internasional yang beroperasi kini menjadi 17 rute reguler dengan 17 maskapai penerbangan.

Bertambahnya penerbangan juga didukung dengan jam operasional terminal internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang beroperasi 24 jam.

Baca juga: Penerbangan Internasional Bertambah Delapan, Operasional Bandara Ngurah Rai 24 Jam hingga 10 Mei

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali, Herry A.Y Sikado mengatakan, Bandara Ngurah Rai akan beroperasi 24 jam hingga 10 Mei 2022 dan bisa diperpanjang sesuai kebutuhan.

"Penerbangan internasional mulai bertambah kembali, selama dua hari berturut-turut terjadi penambahan signifikan yaitu ada delapan rute sekaligus yang beroperasi secara reguler," ujar dia, Rabu 4 Mei 2022.

Ia mengatakan, ada 10 negara yang telah terhubung dari dan menuju ke Bali.

Rinciannya yakni Jepang, Australia, Singapura, Malaysia, Qatar, Turki, Thailand, Vietnam, Uni Emirat Arab, dan Filipina.

Rute terbanyak Australia yaitu Melbourne, Sydney, Perth, Chairsn, Adelaide, Darwin dan Brisbane.

"Tentunya kami menyambut dengan antusias dan hal ini menjadi suatu catatan positif Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - Bali, terus menunjukkan perkembangan selama 3 bulan terakhir ini," kata Herry Sikado.

"Sebagai pengelola Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, melalui sinergi antara pemangku kepentingan, kami terus berupaya memberikan layanan agar setiap penerbangan dapat berjalan dengan baik dan lancar," sambung dia.

Ia berkomitmen memberikan pelayanan yang aman dan sehat untuk penumpang.

Herry berharap dengan bertambahnya penerbangan ini, maka perekonomian Bali semakin membaik setelah dihajar pandemi selama dua tahun belakangan.

"Suatu harapan bagi kami pada sektor aviasi dan perekonomian masyarakat Pulau Bali, perlahan mulai bangkit melihat kurang lebih dua tahun terdapat pembatasan aktivitas penerbangan sebagai salah satu mengantisipasi pandemi Covid-19," ungkap Herry Sikado.

Baca juga: 129.663 Wisdom Masuk Bali, Lewat Bandara Ngurah Rai Naik 91 Persen

"Sebagai pintu gerbang masuk Pulau Bali, kami ingin kepercayaan pemerintah dan masyarakat sebagai suatu filter kesehatan maupun dokumen perizinan, dengan harapan semuanya dapat kembali normal seperti sebelum waktu pandemi Covid-19," sambung dia. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved