Berita Bangli

LAGI, Penipuan di Medsos Gunakan Nama Wakil Bupati Bangli

Jagad dunia maya kembali heboh menyusul beredarnya tangkapan layar modus penipuan, yang mengatasnamakan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Dicatut identitasnya - Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar saat ditemui Jumat 6 Mei 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Jagad dunia maya kembali heboh menyusul beredarnya tangkapan layar modus penipuan, yang mengatasnamakan Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar.

Tangkapan layar dari aplikasi WhatsApp itu dibagikan ke akun Facebook Semeton I Wayan Diar.

Dalam postingan tersebut, nampak pelaku menggunakan foto profil I Wayan Diar, serta mengaku sebagai 'pak wakil' yang merujuk pada jabatannya selaku Wakil Bupati Bangli. 

Pelaku mula-mula mengucap salam dan menanyakan kabar. Selanjutnya, ia menawarkan lelang mobil kepada target.

Baca juga: Upacara Pelebon Maestro Seni Lukis Bangli, AA Ardana, Dilangsungkan Besok

Pemilik postingan saat dikonfirmasi via pesan Facebook mengaku mendapat chat tersebut saat siang hari.

Ia menyebarkan hasil tangkapan layar itu sebagai bentuk antisipasi masyarakat akan modus-modus penipuan.

Pemilik akun yang enggan disebutkan namanya itu juga sudah curiga ada maksud tidak baik saat pelaku mengaku sebagai 'pak wakil'.

Beruntung ia tidak sampai melakukan transfer uang pada pelaku.

Baca juga: Dihiasi 1500 Ketupat, Yowana Mekar Sari Bangli Buat Penjor dengan Tema Toleransi Budaya

"Tiang tidak ada dirugikan apapun. Tiang anggap itu sebagai chat iseng dan tidak berhasil menipu," ujarnya.

Sementara Wayan Diar yang ditemui di rumah jabatan pada hari Jumat 6 Mei 2022 mengaku baru menerima informasi tersebut.

Ia merasa sangat-sangat dirugikan dengan kasus penipuan yang mencatut identitasnya. Terlebih kasus serupa tidak sekali terjadi.

"Tahun 2022 ini sudah dua kali ini terjadi. Pertama pada 20 Januari, dan kedua hari ini saya dapat laporan. Keduanya dengan modus yang sama, sama-sama menawarkan mobil," ucapnya.

Baca juga: Pecalang Banjar Adat Tegal Pelihara Ikan Karper di Saluran Irigasi Subak Lagaan Bangli

Diungkapkan, pada Januari 2022 salah satu korban berasal dari Desa Bantang, Kintamani. Korban bahkan sempat mentransfer uang senilai Rp15 juta.

"Modusnya seolah-olah saya tidak bawa uang cash, sehingga korban diminta transfer. Setelah trasfer, barulah korban konfirmasi ke saya. Atas kejadian itu, korban segera melapor ke polisi," ucapnya.

Kendati ia merasa sangat dirugikan karena menyangkut nama baiknya, politisi asal Desa Belantih, Kintamani, Bangli, Bali, itu mengaku belum melapor pada polisi.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak mudah percaya pada penawaran melalui WhatsApp, yang mengatasnamakan para pejabat. 

"Kasus penipuan ini sudah sering terjadi. Apabila menerima pesan dengan modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat, saya harap masyarakat tidak percaya."

"Selanjutnya silakan konfirmasi pada pejabat bersangkutan. Siapapun itu, apakah bupati, wakil bupati, atau pejabat di Bangli lainnya. Dan apabila tidak memiliki kontaknya, silakan laporkan pada pengaduan 24 jam," tegasnya. (*)

Berita lainnya di Wakil Bupati Bangli

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved