Berita Badung

Giri Prasta Ingatkan Calon Pilkel, Harus Bisa Bangun TPS3R dan Desa Digital

Giri Prasta ingatkan seluruh calon perbekel di Badung yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkel) serentak untuk tetap bangun desa.

TRIBUN BALI/ I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menghadiri kegiatan deklarasi aman, damai dan sehat dalam pelaksanaan pemilihan perbekel serentak dan sosialisasi pelaksanaan pemilihan prebekel di Kabupaten Badung tahun 2022 pada Jumat 13 Mei 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengingatkan kepada seluruh calon perbekel di Badung yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkel) serentak untuk tetap membangun desa dengan baik.

Selebihnya untuk calon terpilih nanti diberi tugas untuk membangun dan mengelola tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di masing-masing Desa/Kelurahan.

Hal itu dilakukan agar kabupaten Badung bisa mandiri akan penanganan sampah.

Baca juga: Bupati Giri Prasta Melayat ke Rumah Duka Perbekel Canggu Alm. I Nengah Lana

Sehingga penanganan sampah harus dilakukan pada masing-masing desa yang ada.

Hal itu pun ditegaskan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta usai menghadiri kegiatan deklarasi aman, damai dan sehat dalam pelaksanaan pemilihan perbekel serentak dan sosialisasi pelaksanaan pemilihan perbekel di Kabupaten Badung tahun 2022 pada Jumat 13 Mei 2022.

“Jadi kami minta desa bisa mengelola sampah dengan baik. Sehingga kita di Badung bisa mandiri penanganan sampah,” katanya

Baca juga: Tahapan Pilkel 4 Desa di Denpasar Sudah Dimulai, Juli 2022 Ajukan Calon

Dijelaskan untuk TPS3R sudah disiapkan oleh pemerintah kabupaten Badung.

Namun dirinya tidak menutup kemungkinan ada desa yang belum memiliki TPS3R, sehingga nanti akan diberikan bantuan untuk sarana dan prasarana pembangunan TPS3R tersebut.

“Kemarin kita juga berikan beberapa alat-alat seperti motor pengangkut sampah ke desa. Sehingga itu harus dimanfaatkan dengan baik,” bebernya sembari mengatakan prioritas dan urgensi di Desa itu adalah TPS3R yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah sampah dari sumbernya.

Baca juga: LAGI Cabor Rowing Tambah Koleksi Emas Indonesia, Simak Update Perolehan Medali SEA Games 2022

Selain itu, desa juga diminta untuk menjadi desa digital. Bahkan desa digital Kata Bupati asal Desa Pelaga, Petang itu wajib hukumnya.

Dalam pembentukan desa digital, pihaknya akan memberikan google art atau sistem yang mempermudah masyarakat untuk mengakses desa atau banjar itu sendiri.

“Kami juga minta desa harus menjadi desa digital. Sehingga akses masyarakat lebih mudah,”imbuhnya.

Baca juga: LINK Live Streaming Pertandingan Timnas U-23 Indonesia Vs Filipina Di SEA Games Vietnam Sore Ini

Disinggung mengenai, program khusus yang ditugaskan kepada desa, Giri Prasta mengaku yang paling penting Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMdes) harus mengikuti dari pada Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Badung.

Sehingga program desa selaras dengan program pemerintah kabupaten yang mengutamakan kepentingan masyarakat

“Jadi Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) harus dijalankan. Semesta itu menyeluruh dan Berencana itu terpola. Sehingga pola pikiran kita adalah, hulu tengah dan hilir. Sehingga semua ada kepentingan di Masyarakat,” bebernya (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved