serba serbi

MARERESIK Patirtan! Dilakukan Yayasan Puri Kauhan Ubud dan Kagama di Danu Kuning dan Danu Gadang

Mareresik patirtan (bersih-bersih sumber air), dan penanaman pohon serangkaian Sastra Saraswati Sewana 'Toya Uriping Bhuwana, Usadhaning Sangaskara' Y

Istimewa
MARERESIK Patirtan! Dilakukan Yayasan Puri Kauhan Ubud dan Kagama di Danu Kuning dan Danu Gadang. 

 

TRIBUN-BALI.COM - Mareresik patirtan (bersih-bersih sumber air), dan penanaman pohon serangkaian Sastra Saraswati Sewana 'Toya Uriping Bhuwana, Usadhaning Sangaskara' Yayasan Puri Kauhan Ubud.

Bekerjasama dengan Kagama, (keluarga alumni Universitas Gajah Mada), dilaksanakan di Desa Adat Buahan, Jumat 13 Mei 2022 pagi.

Kegiatan ini, menyasar dua lokasi yakni Pura Tirta Petak Danu Kuning, dan Pura Panglepasan Danu Gadang.

Dalam kegiatan ini, ada ratusan bibit pohon yang diserahkan untuk ditanam masyarakat, terdiri atas 200 batang pohon alpukat.

100 pohon jambu kristal, 150 pohon kemiri, dan 150 pohon nagasari.

Baca juga: Jokowi Minta Pelihara Aset Budaya, Pesan Presiden Saat Kunjungi Pura Tirta Empul Gianyar

Spesialnya ada pohon bodi, dengan tinggi sekitar 4 meter ditanam di Pura Panglepasan.

Tak hanya itu, ada seperangkat wastra palinggih, untuk kedua pura dan 4 tong sampah yang juga diserahkan, serta penebaran 10.000 bibit ikan nila.

Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud, AAGN Ari Dwipayana, mengatakan pemuliaan air dan hutan mesti mendapat perhatian bersama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga pusat dan masyarakat.

Permasalahan lingkungan seperti krisis air, dan deforestasi ia sebut merupakan tantangan berat ke depannya.

Baca juga: Bupati Giri Prasta Pimpin Rakor Persamaan Persepsi Tentang Tatanan Adat, Agama dan Budaya Di Badung

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved