Music Zone
Music Zone: Jenuh Karena Dihantam Pandemi Covid-19 Dua Tahun, Rock Solois Opx Rilis Single 'Sarkas'
Rock Solois OPX (Opik) merilis single solo terbarunya berjudul 'Sarkas' setelah pandemi Covid-19 hampir berusia 3 tahun. Lagu ini murni digarap saat p
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Harun Ar Rasyid
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Rock Solois OPX (Opik) merilis single solo terbarunya berjudul 'Sarkas' setelah pandemi Covid-19 hampir berusia 3 tahun. Lagu ini murni digarap saat pandemi sedang berlangsung.
Produser Manajer OPX, Jitro Stephen dalam jumpa pers nya mengatakan lagu ini merupakan bentuk dari kegelisahan, kemunafikan serta keegoisan dari untuk memuaskan ego pribadi dan kelompok tertentu.
"Saya kenal OPX lebih dari 10 tahun, OPX sendiri bagian dari generasi kedua di kegiatan musik alternativ di Bali. Dan saya juga suka sekali dengan karakter vocal Opik dari dulu keren banget. Menurut saya dengan adanya pandemi ini membuat ia lebih berkarya dan membuat ide," jelasnya pada, Sabtu 14 Mei 2022.
Opik selaku
Baca juga: Gratifikasi yang Diterima Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy Masih Dihitung KPK
Baca juga: Arti Mimpi Tertawa, Sepertinya Kamu Orang Yang Pintar Membaca Hal Ini, Simak Pejelasannya!
Baca juga: Ramalan Karir Zodiak Besok Minggu 15 Mei 2022: Taurus Fokus Bekerja, Cancer Tuai Pujian dari Bos
musisi pun mengatakan apa alasannya merilis single 'Sarkas' ini.
Ia mengatakan awalnya ide tersebut tercetus dari pandemi.
"Semua permasalahan itu dari sudut pandangku banyak sekali jika dijadikan inspirasi jadi membakar ku untuk menciptakan sesuatu. Akhirnya jalan sendiri. Sempat mikir solo berani gak sih? Akhirnya ketemu produser Jitro bisa dibuat konsep solo dengan band," tambahnya, Opik.
Sejak dulu Opik menerangkan memang suka menulis sebuah lagu untuk nantinya akan dibuatkan mini album. Sementara itu, Genre musik pada lagu 'Sarkas' memiliki basic yang berbeda.
"Pengen sesuatu yang beda jadi basicnya musik tahun 90 ground musik saat itu. Banyak experimen nada dalam lagu ini. Jadi ada elektrik, sikuens, dari lirik agak gelap. Liriknya kesannya emosi semua," ujarnya.
Dalam penggarapan lagu ini, Opik dibantu dengan Gilang Apristian, Davie “modjorido”, Ppop “zealous”, Jitro Stephen, Laksmana “kausa”, Febry “konfliksion”, Dwi “Soulsick”, Franky Sadikin, Riffy Putri, Diana Rosa, serta beberapa teman-temannya di the wheels yakni Chali dan Vico. Ia berharap semoga lagu ini dapat dinikmati dan diterima oleh masyarakat luas.