Berita Denpasar
Setelah Melakukan Pencarian 3 Hari, Jenazah Suwitra Berhasil Ditemukan di Pelabuhan Benoa Denpasar
Kegiatan evakuasi jenazah nelayan di Dermaga Pasiran Pelabuhan Benoa, Bali, akhirnya membuahkan hasil
Penulis: Putu Honey Dharma Putri W | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kegiatan evakuasi jenazah nelayan di Dermaga Pasiran Pelabuhan Benoa, Bali, akhirnya membuahkan hasil, Sabtu 21 Mei 2022.
Setelah 3 hari 2 malam dilakukannya evakuasi pencarian jenazah atas nama I Made Suwitra, akhirnya berhasil ditemukan.
I Made Suwitra mengalami musibah tergulung ombak di Bouy 4 perairan selat Badung pada Rabu 18 Mei 2022, sekitar pukul 10.00 Wita.
Beruntungnya satu teman yang diajak oleh I Made Suwitra untuk melaut berhasil diselamatkan.
Baca juga: Jatuh dari Kapal, WNA Turki Ditemukan Nelayan Terdampar di Rumpon Kubutambahan
Dua saksi atas nama Made Suwatre (50) dan Komang Artana (32) asal Banjar Kelan, Tuban, Kuta ini menerangkan bahwa mereka berangkat dari pelabuhan tradisional timur dengan menggunakan dua buah perahu ketinting.
Mereka melakukan pencarian korban yang tenggelam tersebut.
Bersamaan dengan Tim Polairud dan Basarnas yang pada saat itu juga sedang melakukan kegiatan pencarian terhadap korban di lokasi yang berbeda.
Kedua saksi pun menemukan korban lebih awal.
Korban ditemukan mengambang di Bouy 8 dekat dengan pertamina Tanjung Benoa.
Saksi pun langsung menghubungi Tim Polairud dan Basarnas.
Korban dievakuasi dengan kapal spead boat dari Polairud menuju Dermaga Pasiran dan tender di kapal KN Sar Arjuna.
Baca juga: Nelayan di Buleleng Diperbolehkan Beli BBM Pakai Jeriken, Harus Mengikuti 2 Syarat Ini
Pukul 10.30 Wita, jenazah telah dievakuasi menggunakan ambulance BPBD Kota Denpasar menuju kamar jenazah RSUP Sanglah.
Sementara ini, jenazah dititipkan di kamar jenazah RSUP Sanglah guna proses lebih lanjut yang akan ditangani oleh Direktorat Polair Polda Bali.(*).
Kumpulan Artikel Denpasar