KKB Papua
Dengar Suara Kokangan Senjata, Polisi Gagalkan Rencana KKB Papua Tembak Aparat di Acara Bakar Batu
Pihak polisi berhasil menggagalkan rencana KKB Papua tembak aparat di acara Bakar Batu
TRIBUN-BALI.COM – Dengar Suara Kokangan Senjata, Polisi Gagalkan Rencana KKB Papua Tembak Aparat di Acara Bakar Batu.
Suara kokangan senjata laras pendek yang dibawa salah satu anggota KKB Papua pimpinan Lekagak Telenggen berinisial LM saat menyusup di acara Bakar Batu di Distri Ilaga, Kaputaen Puncak, Papua pada Jumat 27 Mei 2022 membuat rencananya menjadi gagal.
Diketahui, LM yang merupakan anggota dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Lekagak Telenggen yang berencana menyusup dan menyamar dalam acara bakar batu tersebut.
Dalam acara tersebut, LM turut berencana akan menembak pihak aparat keamaan yang berjaga dalam acara tersebut.
Namun rencana tersebut berhasil digagalkan pihak kepolisian yang tengah berjaga.
Hal tersebut pun disampaikan oleh Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakiri
Menurut Fikri, petugas yang mendengar suara kokangan senjata menghindar sembari berteriak.
Melihat hal itu, LM melarikan diri.
"Jadi dia masuk di antara masyarakat yang sedang bakar batu, sasarannya aparat keamanan. Saat mengokang senjata, suaranya terdengar oleh aparat yang akan ditembak," ujar Fakiri di Jayapura, Sabtu 29 Mei 2022 malam. d ikutip Tribun-Bali.com dari Kompas.com pada Minggu 29 Mei 2022 dalam artikel berjudul Rencana KKB Lakukan Penembakan di Acara Bakar Batu Gagal gara-gara Suara Kokangan Senjata.
Baca juga: Polisi Gagalkan Rencana KKB Papua Serang Aparat di Acara Bakar Batu dengan Menyamar Menjadi Warga
Baca juga: WALAH! Wardani Sebut Secara Tupoksi LPK di Bangli Tidak Miliki Kewenangan Berangkatkan PMI
Petugas kemudian mengejar LM hingga akhirnya berhasil ditangkap.
Upaya pengejaran aparat gabungan pun membuahkan hasil karena satu anggota KKB berhasil diamankan.
"Kita berhasil mengamankan LM," kata Fakiri.
Sempat Terjadi Kontak Senjata
Fakiri mengatakan, saat proses penangkapan LM, sempat terjadi kontak senjata.
Namun, tidak ada korban dari pihak aparat gabungan.
Fakiri memastikan personelnya akan mendalami peran LM dalam berbagai aksi penembakan yang kerap terjadi di Distrik Ilaga.
Baca juga: KKB Serang Bandara Ilaga, Papua, Operasional Dihentikan, 4 Pesawat Batal Mendarat
Ia menjelaskan, LM merupakan anggota KKB pimpinan Lekagak Telenggen. Setelah penangkapan LM, Fakiri pun telah meminta seluruh personel di Kabupaten Puncak untuk waspada karena KKB selalu membuat aksi balasan ketika ada anggotanya tertangkap atau tertembak.
"Saya sudah ingatkan seluruh personel untuk waspada dari aksi balasan, masyarakat juga harus diingatkan untuk tidak beraktivitas di tempat yang tidak terpantau aparat," tutur Fakiri.
Baca juga: TAK TERIMA! Calon PMI Grudug Kantor LPK di Bangli karena Berbulan-bulan Tak Kunjung Berangkat!
Baca juga: KBRI Bern Akan Kirim Infomarsi Pencarian Eril yang Hilang di Sungai Aaree Swiss Lewat Situs Kemenlu
Pihaknya saat ini masih mendalami peran LM dalam berbagai aksi penembakan yang kerap terjadi di Distrik Ilaga. Setelah penangkapan LM, Fakiri meminta seluruh personel di Kabupaten Puncak untuk waspada karena KKB selalu membuat aksi balasan ketika ada anggotanya tertangkap atau tertembak.
"Masyarakat juga harus diingatkan untuk tidak beraktivitas di tempat yang tidak terpantau aparat," tutur Fakiri.
(*)