Breaking News:

Berita Pendidikan

Orangtua Bisa Didenda Rp75 Juta, Dinas Pendidikan Kabupaten di Bali Siapkan PPDB SD dan SMP

Dinas Pendidikan di berbagai kabupaten di Bali kini bersiap melakukan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat sekolah dasar

weg
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Made Suradnya bersama jajaran saat menjelaskan tentang pelaksanaan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) tahun ajaran 2022/2023, di kantor Disdik, Senin 30 Mei 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Pendidikan di berbagai kabupaten di Bali kini bersiap melakukan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) tahun ajaran 2022/2023.

Proses pendaftaran akan dilakukan secara online.

Selain itu, yang perlu diperhatikan orangtua siswa yang mengambil jalur zonasi agar membuat surat pernyataan bermaterai yang diketahui kepala desa/lurah setempat dan camat.

Jika diketahui ada pemalsuan data, orangtua terancam denda Rp75 juta.

Baca juga: Pemerataan Pendidikan Sebagai Gerbang Awal Merdeka Belajar

Kepala Dinas Pendidikan Gianyar, I Made Suradnya mengatakan, PPDB TA 2022/2023, sekolah SMP di bawah Dinas Pendidikan Gianyar menggunakan sistem online.

Hal ini dilakukan lantaran sistem manual dinilai kurang relevan. Di samping itu, dengan menggunakan sistem online, dapat mempersingkat waktu. Sebab tidak lagi memeriksa berkas satu per satu.

"Pendaftaran atau penerimaan siswa tahun ini tidak lagi dilakukan secara manual, tapi kita terapkan secara online. Nanti para siswa akan mendaftar ke SMP tujuannya lewat operator di SD-nya. Ini sudah kita sosialisasikan selama empat hari ke sekolah-sekolah," ujar Suradnya, Senin 30 Mei 2022.

Baca juga: DISDIKPORA Denpasar Bakal Gelar Sosialisasi PPDB Besok di DPRD Denpasar

Dari sejumlah jalur PPDB, kuota terbesar adalah jalur zonasi, yakni 50 persen. Namun dalam hal ini, pemerintah menggunakan persyaratan ketat.

"Zonasi hanya bisa 1 sekolah. Begitu dia klik di banjar A, maka akan langsung muncul sekolah zonasinya, tidak bisa memilih sekolah selain itu," ujarnya.

Tak hanya itu, orangtua yang anaknya memilih jalur zonasi, kata Suradnya, wajib membuat surat pernyataan bermaterai, bahwa yang bersangkutan benar tinggal di zona itu, diketahui oleh kepala desa/lurah dan camat.

"Kepala desa tak boleh membuat surat domisili, karena jika tidak benar, maka bisa kena denda Rp75 juta sebab masuk dalam tindak pemalsuan dokumen."

"Jika sudah orangtua yang membuat pernyataan, dan jika nanti terbukti pernyataannya tidak benar, maka yang diproses hukum adalah orangtua, tidak menyeret pihak lain," kata Suradnya.

Baca juga: PPDB Gianyar Online Tidak Manual Lagi, Berikut Alasannya!

Terkait jadwal pendaftaran, Suradnya menjelaskan, 30 Mei sampai 19 Juni 2022 adalah jadwal para siswa meng-upload berkas persyaratan.

Lalu, 20-21 Juni 2022 jadwal pendaftaran jalur afirmasi/inklusi, perpindahan orangtua dan sertifikat prestasi. Sementara untuk pendaftaran yang menggunakan jalur zonasi, dilakukan pada 24-25 Juni 2022. Dan, pendaftaran jalur nilai rapor dibuka 29-30 Juni 2022.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved