Berita Bali

Ditangkap Usai Beli Sabu di Kuta, WN Syria Dituntut 8 Tahun Penjara

Jaksa penuntut umum telah melayangkan tuntutan pidana penjara selama delapan tahun kepada terdakwa Mahmod Daher (26).

Istimewa
Terdakwa Mahmod Daher saat menjalani sidang secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar - Ditangkap Usai Beli Sabu di Kuta, WN Syria Dituntut 8 Tahun Penjara 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jaksa penuntut umum telah melayangkan tuntutan pidana penjara selama delapan tahun kepada terdakwa Mahmod Daher (26).

Terdakwa Warga Negara Asing (WNA) asal Syria ini dituntut pidana karena terjerat tindak pidana narkotik golongan I jenis sabu.

Diketahui, Mahmod Daher ditangkap petugas kepolisian usai membeli sabu di Kuta, Badung, Bali.

"Terdakwa dituntut delapan tahun penjara, denda Rp 1 miliar subsudair pidana penjara selama enam bulan," terang Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa saat dikonfirmasi, Jumat 10 Juni 2022.

Baca juga: Ditangkap Bawa 936,47 Gram Sabu di Denpasar, Rocky Dituntut Pidana Bui 12 Tahun

Pengacara yang tergabung di Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, kliennya dinyatakan, terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum membeli narkotik jenis metamfetamina atau sabu.

Sebagaimana dakwaan alternatif pertama jaksa penuntut, terdakwa Mahmod Daher dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang - Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik.

"Kami akan ajukan pembelaan tertulis menanggapi tuntutan jaksa penuntut," ujar Aji Silaban.

Diungkap dalam surat dakwaan, terdakwa Mahmod ditangkap di area parkir sebuah villa di Jalan Shri Laksmi, Kuta, Badung, Rabu 12 Januari 2022, pukul 17.30 Wita.

Awalnya terdakwa hendak mencari hiburan, dan lalu jalan-jalan menuju pantai Kuta mengendarai sepeda motor.

Terdakwa keliling dan akhirnya menuju pantai Kuta.

Namun saat melewati Jalan Legian, terdakwa terjebak macet.

Saat itulah terdakwa didekati oleh seseorang menawarkan sesuatu barang yang dapat membuat stres hilang dan pikiran jadi tenang.

Mendengar hal itu, terdakwa tertarik.

Terdakwa sendiri tengah mengalami tekanan, karena belum bisa pergi ke Malaysia untuk sekolah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved