Sport

Atlet Top Dunia dan Nasional Ikuti Turnamen Internasional Tennis Meja Smash On Drugs di Bali

Puluhan atlet top dunia dan ratusan atlet top nasional bakal mengikuti turnamen internasional tennis meja bertajuk Smash On Drugs yang diselengga

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Marianus Seran
Tribun Bali
Venue smash on drugs di Unud Bali.  

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Puluhan atlet top dunia dan ratusan atlet top nasional bakal mengikuti turnamen internasional tennis meja bertajuk Smash On Drugs yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) RI di Bali.

Turnamen International Table Tennis Championship 2022 Smash on Drugs diikuti sebanyak 236 atlet mengambil venue di Auditorium Widya Sabha Universitas Udayana, Jimbaran, Bali, pada Minggu 19 Juni 2022 hingga Rabu 22 Juni 2022 dari opening ceremony hingga closing ceremony.

Babak penyisihan digelar hari Minggu, babak perempat final Hari Senin 20 Juni 2022, Semifinal Hari Selasa 21 Juni 2022 dan Final Hari Rabu 22 Juni 2022 dengan kategori pertandingan tunggal putra dan tunggal putri, serta ganda putra dan ganda putri.

Baca juga: Warga Tegalcangkring Meninggal Dunia Diduga Rabies, Alami Panas Seluruh Tubuh

Hal ini disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Badan Narkotika Nasional RI Brigjen Pol Sulistyo Pudjo Hartono, SIK.,MSi dalam junpa pers di Restaurant Bendega, Renon, Denpasar, pada Sabtu 18 Juni 2022.

"International smash on drugs 2022. Total atlet peserta 236 atlet, putra 147 orang putri 89 orang serta 80 official.

India ada 3 atlet, Singapore 4 atlet, Thailand 4 atlet, Malaysia 4 atlet, Korea Selatan 13 atlet dan tuan rumah Indonesia 208 atlet dari 13 provinsi. Jadi ada 6 negara yang berpartisipasi," kata Pudjo.

Pudjo menjelaskan turnamen Smash on Drugs ini merupakan bagian dari rekreasi olahraga dalam peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2022.

Baca juga: KRONOLOGI Kecelakaan Maut di Baturiti versi Saksi Mata, Bus Tabrak Pejalan Kaki & Beberapa Kendaraan

Para atlet malam ini bakal mengikuti welcome dinner di Jimbaran sebelum bertanding esok dan memperebutkan hadiah total senilai 37.000 US Dollar di Bali.

Pembukaan turnamen esok bakal ditandai dengan pemukulan bola pertama oleh Kepala BNN RI Komjen Pol Dr. Drs Petrus Reinhard Golose. Serta Golose juga melakukan pertandingan exhibition melawan atlet tennis meja.

"Ini internasional tennis meja pertama di Indonesia dan Bali dipilih sebagai venue karena selain sebagai ajang olahraga dan edukasi anti narkoba agar generasi muda berprestasi, juga meningkatkan sektor pariwisata Bali, di mana para atlet top dunia ini sekaligus ingin berlibur ke Bali menikmati keindahan Bali, juga kegiatan ini mendukung Presidensi G20," ungkapnya.
 

Gelaran Smash on Drugs sekaligus peringatan HANI 2022 di Bali juga akan ditutup dengan acara renungan di Pantai Mertasari yang dihadiri puluhan duta besar salah satunya yang direncanakan hadir ialah Dura Besar Rusia. (*

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved