Kecelakaan di Baturiti

NGERI! AYU KURNIA Korban Selamat Kecelakaan Maut BATURITI Nyaris Terlindas, Motornya Hancur

NGERI! Ayu Kurni, Korban selamat pada kecelakaan maut di Baturiti Tabanan ungkap suasana TKP sesaat sebelum kecelakaan

Tribun Bali/Made Ardhiangga Ismayana
Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Baturiti, Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - NGERI! Ayu Kurnia, Korban selamat pada kecelakaan maut di Baturiti Tabanan ungkap suasana TKP sesaat sebelum kecelakaan

Ayu yang pada saat kejadian hendak menuju Bedugul ini harus merelakan motornya dilindas bus nahas itu.

Ia berboncengan dengan temannya

Kecelakaan Maut di Baturiti tepatnya di Banjar Pacung Desa/Kecamatan Baturiti, Tabanan membuat Ayu Kurnia shock

Baca juga: DETIK-DETIK KECELAKAAN MAUT BATURITI, Korban Selamat Ungkap Bus Lari Zig-zag, Warga Sudah Teriak

Baca juga: POLISI Ungkap Penyebab KECELAKAAN MAUT BATURITI, Tabrak Belasan Kendaraan, Wayan Wandani Meninggal

Baca juga: FOTO-FOTO Kondisi Kendaraan KECELAKAAN MAUT BATURITI, 1 Orang Meninggal & Sejumlah Kendaraan Rusak

Baca juga: Warga Tegalcangkring Meninggal Dunia Diduga Rabies, Alami Panas Seluruh Tubuh

Ayu Kurnia merupakan salah satu korban selamat dalam kecelakaan yang melibatkan belasan kendaraan itu.

Ayu Kurniapun mmebagikan kepada media ini detik-detik sebelum terjadinya kecelakaan

Kecelakaan maut di Baturiti tersebut terjadi sekitar pukul 12.20 Wita

Kecelakaan melibatkan sebuah bus pariwisata dan belasan kendaraan lainnya

Satu orang warga atas nama Ni Wayan Wandani (30) meninggal dunia akibat kejadian itu

Ayu Kurnia mengungkapkan detik-detik sebelum terjadinya kecelakaan

Ia hendak berwisata ke DTW Ulun Danu Beratan

Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Baturiti, Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022
Kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di Baturiti, Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022 (Tribun Bali/Made Ardhiangga Ismayana)

Ayu Kurnia mengaku, bahwa dirinya saat itu dari arah Denpasar menuju ke Bedugul.

Saat itu, dirinya mengetahui bahwa bus sudah dalam kondisi berjalan zig-zag.

Saat itu sudah banyak warga yang berteriak supaya minggir karena bus rem blong.

Bus nahas itu lalu menabrak kendaraan di depannya

Ayu yang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya langsung lompat dan menghindari bus

Namun sayang motornya tertabrak

“Dari sana (arah Bedugul) sudah banyak orang bilang blong,"

"Jadi saya lompat saja. Tidak ada luka, cuma motornya saja yang rusak,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan saksi lainnya, I Wayan Mager, warga setempat, mengaku, bahwa saat itu dirinya sedang berada atau duduk di Bale bengong.

Posisi Bale tempatnya duduk, berada di atas jalan umum.

Nah, saat itu dirinya melihat langsung bahwa bus itu berjalan zig-zag.

Dan bus berjalannya pelan, namun tidak berhenti-berhenti.

Karena memang posisi jalanan menurun.

Kemudian, saat tabrakan dirinya tidak berani melihat, cuma terdengar bunyi keras tabrakan.

“Pokoknya berhenti ketika nabrak Bale bengong di restoran teru terperosok,"

"Saya saat tabrakan tidak berani ngelihat, tapi suaranya keras (saat tabrakan),” jelasnya.

Kondisi kendaraan pada kecelakaan maut di Baturiti Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022
Kondisi kendaraan pada kecelakaan maut di Baturiti Tabanan, Sabtu 18 Juni 2022 (Tribun Bali/Ardhiangga Ismayana)

Keterangan Polisi

Bus pariwisata yang memuat wisatawan asal Pulau Jawa, melintas dan menghantam sedikitnya sepuluh kendaraan roda empat dan tiga unit sepeda motor dan seorang pejalan kaki.

Bus membawa penumpang sebanyak 55 orang, yang merupakan siswa SMP dari Surabaya.

Sebelumnya para siswa ini berwisata di DTW Ulun Danu Beratan, dan akan menuju ke Objek Wisata di Kabupaten Gianyar.

Bus berangkat dari dari Surabaya dengan rute langsung menuju Singaraja melalui Gilimanuk tidka melewati tabanan atau Badung

Dari Singaraja bus kemudian menuju ke daerah Bedugul.

Kecelakaan Lalulintas ini terjadi tepat di Kilometer 48,9 Jalan Nasional Denpasar- Singaraja, tepatnya di Banjar Pacung, Desa/Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Bus sendiri dikendarai oleh Agus Supriyanto, 38 asal Sidoarjo Jawa Timur.

Seperti dikabarkan sebelumnya, bahwa kendaraan berangkat dari utara atau arah Singaraja atau Bedugul menuju ke Selatan, atau Denpasar.

Tibanya di TKP, kendaraan mengalami rem blong dan tidak terkendali.

Evakuasi salah satu mobil yang tertabrak bus di Pacung, Baturiti, Tabanan Sabtu 18 Juni 2022. (ist).
Evakuasi salah satu mobil yang tertabrak bus di Pacung, Baturiti, Tabanan Sabtu 18 Juni 2022. (ist). (Istimewa)

Akibatnya, sebuah mini bus Avanza ditabrak, dari arah berlawanan, kemudian merembet ke mini bus jenis APV.

Selanjutnya, bus jatuh ke saluran air sebelah timur jalan, kemudian menabrak empat lagi kendaraan roda empat lainnya termasuk menabrak sepeda motor tiga unit.

Sampai akhirnya, bus terperosok di kedalaman sekitar lima meter dari jalan umum di perkebunan milik warga.

Korban meninggal atas nama Okta yang merupakan warga setempat saat itu sedang berjalan kaki usai melaksanakan persembahyangan di Pura

“Kalau nama lengkap kurang tahun biasanya pokoknya dipanggil Bu Octa/Okta,” ucap salah seorang warga, Armawan.

Terpisah, Kapolres Tabanan, AKBP Renfli Dian Candra mengatakan, bahwa kejadian busa yang menabrak secara beruntun itu masih dalam penyelidikan.

“Ada satu meninggal. Kemudian ada yang luka tapi sudah pulang. Dari penyelidikan awal remnya tidak berfungsi,” jelasnya.

Renfli menuturkan, bahwa dari keterangan saksi, bahwa bus memang mengalami kendala pada rem.

Rem tidak berfungsi, saat itu sopir sudah berusaha mengerem.

Pihaknya sudah menerjunkan Tim TAA Polda Bali untuk melakukan penyelidikan.

“Sopir tidak dalam kondisi mengantuk. Karena saksi mengaku memang sudah berusaha mengerem,” bebernya.(*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved