Tabrakan Maut Baturiti

Jenazah WAYAN WANDANI Dimakamkan Hari Ini, Sosok Ibu BAIK HATI Bantu Suami PETANI

Jenazah Ni Wayan Wandani, akhirnya dikuburkan atau dimakamkan di Setra Desa Adat Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Angga TB
Suasana pemakaman mendiang Ni Wayan Wandani, di Setra Banjar Adat Pacung. 

TRIBUN-BALI.COM - Jenazah Ni Wayan Wandani, akhirnya dikuburkan atau dimakamkan di Setra Desa Adat Pacung, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Prosesi pemakaman Wayan Wandani, melibatkan puluhan krama adat Banjar Pacung.

Warga mengantarkan mendiang Wayan Wandani ke peristirahatan terakhirnya.

Jenazah Wayan Wandani diangkut dengan peti jenazah, yang sebelumnya sudah dibuat oleh krama Banjar Pacung secara gotong royong.

Wayan Wandani meninggal usai tragedi tabrakan maut di Baturiti, 19 Juni 2022. 

Ia terlibat kecelakaan beruntun dan ditabrak oleh bus pariwisata. 

Baca juga: KISAH SOSOK Mendiang Wayan Wandani, Ibu Tiga Anak Bantu Suami Seorang Petani

Baca juga: SUAMI Wayan Wandani Masih Terpukul, Keluarga Harapkan Ada Pertanggungjawaban Perusahaan Bus

Prosesi pemakaman jenazah mendiang Wayan Wandani di Setra Banjar Adat Pacung.
Prosesi pemakaman jenazah mendiang Wayan Wandani di Setra Banjar Adat Pacung. (Angga TB)

Salah seorang kerabat korban, Jro Made Armawan mengatakan, bahwa dirinya tidak langsung bisa ikut dalam prosesi pemakaman.

Karena memang dalam keyakinan, masih dalam kurun waktu harus dihindari berkunjung atau mengikuti prosesi pemakaman korban.

Namun, jangka waktu itu hanya selama 12 hari.

Dan tadi dari informasi warga dan keluarga sekitar pukul 15.30 WITA.

Mendiang Wayan Wandani dikuburkan, dan langsung disemayamkan oleh suaminya sendiri, Nyoman Sukra 35 tahun.

“Sudah tadi prosesi (pemakaman) jam 3.30 WITA,” ucapnya kepada wartawan, Senin 20 Juni 2022.

Suasana pemakaman mendiang Ni Wayan Wandani, di Setra Banjar Adat Pacung.
Suasana pemakaman mendiang Ni Wayan Wandani, di Setra Banjar Adat Pacung. (Angga TB)

Mendiang ibu tiga anak ini, benar-benar menjadi contoh panutan dalam kesehariannya. 

Ia bahkan rela mengorbankan nyawanya, demi sang buah hati. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved