Kecalakaan Maut Baturiti

Polisi Minta Perusahaan Bus Ganti Rugi Kerusakan Kendaraan Kecelakaan Baturiti

Kami saa ini intensif melakukan penyidikan dan memanggil pihak perusahaan terkait kondisi kendaraan yang ada.

Tribun Bali/Ardhiangga Ismayana
Sejumlah kendaraan rusak dalam kecelakaan maut Baturiti, Tabanan, Bali, Sabtu 18 Juni 2022. Polisi memanggil perusaahan bus untuk bertanggung jawab terkait kerusakan ini. 

TRIBUN-BALI.COM - Polres Tabanan telah menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Agus Supriyanto (30), asal Sidoarjo Jawa Timur, sopir bus pariwisata tersangka utama dalam kecelakaan yang merenggut nyawa Ni Wayan Wandani dan beberapa korban luka.

Setelah menetapkan tersangka, polisi juga akan memanggil perusahaan bus untuk bertanggungjawab atas kerusakan kendaraan kecelakaan Baturiti.

“Kami saa ini intensif melakukan penyidikan dan memanggil pihak perusahaan terkait kondisi kendaraan yang ada. Kami sudah bersurat secara resmi,” ucap Kapolres Tabanan, AKBP Renfli Dian Candra, Senin 20 Juni 6.

Kata dia, kecelakaan tersebut terjadi di kilometer 39,9 jalan nasional Denpasar-Singaraja.

Awalnya, bus yang memuat penumpang pelajar SMP II Labschool Unesa itu berangkat dari Surabaya.

Setibanya di Gilimanuk langsung menuju ke objek wisata DTW Ulun Danu Beratan.

Rombongan kemudian hendak ke tempat wisata di Gianyar.

Pukul 11.30 Wita kendaraan oleng tepat di TKP. Dugaan kuat, bus mengalami rem blong lepas kendali dan menyerempet mobil Toyota Rush.

“Di dalam mobil Rush hitam ada tiga orang yang mengalami luka ringan. Kemudian, sopir bus membanting setir dan mengenai mobil APV, yang di dalamnya ada lima bule.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved