Berita Badung

Petani Sulit Beli Solar di SPBU, Disperpa Badung Siapkan Rekomendasi

Beberapa petani di kabupaten Badung kabarnya mengeluh sulitnya mendapat pasokan solar di SPBU. Padahal solar yang dibutuhkan untuk mempercepat proses

ist
Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Beberapa petani di kabupaten Badung kabarnya mengeluh sulitnya mendapat pasokan solar di SPBU. Padahal solar yang dibutuhkan untuk mempercepat proses penggarapan sawah yang ada.

Kendati demikian, Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung sudah mengantisipasi hal tersebut terjadi. Bahkan kini sudah mempersiapkan rekomendasi. Rekomendasi diberikan agar para petani di Badung bisa membeli solar sesuai kebutuhan mereka.

Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana yang dikonfirmasi Jumat 24 Juni 2022 tak menampik hal tersebut. Bahkan pihaknya mengaku susah mengeluarkan puluhan rekomendasi pada petani.

Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana
Kadis Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana (ist)

Baca juga: Pendapatan Sektor Pajak Di Badung Mulai Naik, Triwulan ke II Tercapai Hampir 50 Persen Dari Target

"Untuk rekomendasi solar bersubsidi sudah kita keluarkan untuk petani, agar mereka bisa bercocok tanam," kata Wijana.

Sampai saat ini kata Wijana pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi solar bersubsidi, bahkan ada 56 rekomendasi solar bersubsidi untuk petani di Badung.

"Jadi kita berharap agar para petani tidak kesulitan mendapatkan solar untuk alat dan mesin pertanian (Alsintan) dan alat pasca panen," bebernya.

Lebih lanjut dijelaskan, terkait dengan jumlah atau total solar bersubsidi yang dialokasikan untuk Badung itu langsung dari Kantor Cabang Pertamina Denpasar. Sejauh ini, pihaknya hanya mengeluarkan rekomendasi kepada petani yang berhak mendapat solar bersubsidi.

"Kalau untuk total kuota solar yang diberikan itu langsung Kantor Cabang Pertamina Denpasar, kami hanya merekomendasikan saja. Berapa jumlahnya, atau bagaimana pencairannya," ujarnya

Lebih lanjut, rekomendasi tersebut diperuntukkan untuk pembelian solar ke SPBU. Mengingat sebelumnya rekomendasi solar ini ada di Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung. Bahkan pihaknya mengaku baru sekitar bulan lalu khusus untuk petani rekomendasinya dari Disperpa.

"Untuk memberikan rekomendasi kami juga koordinasi dengan subak. Sehingga yang mana memenuhi persyaratan itu kita berikan, agar tidak disalah gunakan," jelasnya sembari mengatakan sampai saat ini kami sudah melayani sebanyak 56 rekomendasi..

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pemberian rekomendasi solar bersubsidi ini untuk memudahkan petani mendapatkan solar subsidi diperuntukkan untuk alat dan mesin pertanian (Alsintan) dan alat pasca panen. Apabila petani kesulitan mendapatkan solar, hal ini akan berdampak terhadap upaya dalam mengamankan target produksi gabah ataupun beras yang kebutuhannya semakin meningkat.

"Guna mengejar musim tanam dan mengamankan target produksi gabah, para petani harus tetap bekerja sesuai jadwal tanam yang ditetapkan. Kami telah melayani petani yang membutuhkan rekomendasi pembelian solar subsidi, bahkan selama cuti bersama setiap hari kami tetap melayani," terangnya.

Sejauh ini pihaknya menghimbau kepada masyarakat khususnya petani, jika bermasalah terkait pembelian solar di SPBU hendaknya berkoordinasi dengan Disperpa sehingga bisa mendapat solar bersubsidi.

"Sampai saat ini kita tetap buka layanan. Siapa tau ada yang bermasalah, sehingga kita bisa koordinasikan dengan subak setempat atau petani itu sendiri," imbuhnya. (*)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved