AC Milan

Kisruh Zlatan Ibrahimovic vs Hakan Calhanoglu Bukti Kawan Jadi Lawan, Dulu Mesra Kini Saling Sindir

Kemesraan Zlatan Ibrahimovic dengan Hakan Calhanoglu kini tak lagi bisa dilihat oleh publik, pasca perang dingin yang terjadi antara keduanya.

Marco BERTORELLO / AFP
Pemain depan AC Milan Swedia Zlatan Ibrahimovic (tengah) merayakan dengan rekan satu timnya dan pelatih kepala AC Milan Italia Stefano Pioli (kiri) setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Genoa dan AC Milan pada 01 Desember 2021 di stadion Luigi-Ferraris di Genoa. 

TRIBUN-BALI.COM - Sebuah ironi terjadi antara Zlatan Ibrahimovic dan Hakan Calhanoglu yang hubungannya kini tampak semakin memanas.

Ungkapan pepatah dari kawan menjadi lawan bisa jadi pantas dilayangkan buat Zlatan Ibrahimovic dan Hakan Calhanoglu.

Pasalnya, kemesraan Zlatan Ibrahimovic dengan Hakan Calhanoglu kini tak lagi bisa dilihat oleh publik.

Keduanya yang dulunya sahabat karib, kini saling berbalas sindiran di media sosial.

Situasi kawan jadi lawan itu berawal dari keputusan salah satu dari keduanya yang hengkang dari klub AC Milan.

Ya, konflik keduanya tak lepas dari Zlatan Ibrahimovic yang kecewa dengan keputusan Hakan Calhanoglu pindah ke Inter Milan.

Calhanoglu sebelumnya satu seragam dengan Ibrahimovic di AC Milan.

Akan tetapi, Hakan Calhanoglu kemudian pindah ke Inter Milan yang tak lain rival AC Milan.

Puncak sindiran Ibrahimovic kepada Calhanoglu terjadi ketika AC Milan tengah merayakan gelar juara Italia atau scudetto musim 2021-2022.

Baca juga: Liga Italia 2022-2023 Dimulai 14 Agustus, Stefano Pioli Tak Sabar Bawa AC Milan Arungi Kompetisi

Ibrahimovic sempat dua kali menyindir Calhanoglu.

Yang pertama lewat bukunya berjudul Adrenaline dan yang kedua saat parade perayaan juara Liga Italia bersama AC Milan.

Pada saat perayaan juara, Ibrahimovic menghasut para pendukung AC Milan menyanyikan lagu bernada ejekan kepada Calhanoglu dan ibunya.

Di bukunya, Ibrahimovic menuding gelandang asal Turki itu memanfaatkan kondisi kritis yang dialami Christian Eriksen.

"Kita harus berterima kasih padanya atas apa yang dia berikan kepada Milan dan mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan," tulis Ibra dalam buku terbarunya, Adrenaline.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved