Berita Bali

Diduga Bikin Konten Mesum di Bali, Youtuber Sekaligus Selebgram RMH Digerebek Polisi

youtuber sekaligus selebgram berinisial RMH ditangkap polisi di Bali, diduga membuat konten mesum

Bangka Pos
Ilustrasi - Diduga Bikin Konten Mesum di Bali, Youtuber Sekaligus Selebgram RMH Digerebek Polisi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bali menggerebek youtuber sekaligus selebgram berinisial RMH di kawasan Jalan Dewi Sri, Kecamatan Kuta, Badung, Bali, Senin 19 Juni 2022, sekitar pukul 16.00 Wita.

Bersamaan dengannya turut diamankan dua orang lainnya yang diduga kreator berinisial R dan E.

Ketiganya diduga memproduksi konten YouTube berbau pornografi.

Informasi yang dihimpun dari sumber di lapangan, penangkapan terhadap trio Youtuber tersebut berawal dari kecurigaan polisi terhadap konten dari ketiganya.

Baca juga: Irfan Hakim Tak Terima Tuduhan Tanboy Kun, Ngaku Hampir Mati Gara-gara Tantangan YouTuber Padang itu

Berangkat dari kecurigaan itu, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penggerebekan.

Selain diduga memproduksi konten berbau pornografi, ketiganya juga diduga mengendorse judi online.

Ketiganya diamankan ke Dit Reskrimsus Polda Bali, Jalan WR Supratman untuk diperiksa.

Pada saat digerebek polisi, ketiganya memilih kooperatif dan tidak melakukan perlawanan.

Kasubdit V Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Bali, AKBP Nanang Prihasmoko saat dikonfirmasi, mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Ia mengatakan ketiga orang yang diamankan itu tidak berkaitan dengan judi online.

"Mereka hanya buat konten yang diduga mengandung pornografi. Nah, kebetulan pada saat itu di lokasi ada tulisan judi online. Masih proses dulu ya. Masih kita kuatkan alat buktinya sudah terpenuhi atau belum," ungkap AKBP Nanang kepada wartawan, Sabtu 25 Juni 2022.

Ditanya soal status dari ketiga orang tersebut, AKBP Nanang masih enggan berkomentar lebih jauh.

"Kita masih dalami soal tindak pidananya. Gitu aja dulu ya," tutup perwira melati dua di pundak ini.

Terkait masalah judi online dan konten tak mendidik melalui media sosial jadi perhatian polri.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, selain menyikat pelakunya, polisi juga akan menindak iklan judi online dengan jerat pidana Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ( UU ITE). (*).

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved