Berita Nasional

IMPOR Gandum 11 Juta Ton, Presiden Jokowi Harapkan NTT Jadi Pemasok Sorgum

Impor gandum sampai 11 juta ton, Presiden Joko Widodo harapkan setiap daerah kembangkan pangan keunggulannya sesuai daerah masing-masing.

Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo pada Rakernas II PDIP 

TRIBUN-BALI.COM -  Presiden Joko Widodo, terus mendorong kemandirian pangan

Hal ini pula dibahas Presiden Joko Widodo, saat meresmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta, pada Selasa, 21 Juni 2022.

Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo, mengatakan bahwa saat ini seluruh negara menghadapi kompetisi global.

Yang terjadi hampir di semua sektor dari hulu sampai hilir.

Baca juga: POTONG Tumpeng Ulang Tahun di Rakernas PDIP, Jokowi Puji Megawati: Auranya Cantik & Kharismatik

Baca juga: Pengamat: Hanya Jokowi dan Prabowo yang Bisa Redam Politik Identitas Pilpres 2024

Presiden Joko Widodo pada Rakernas II PDIP
Presiden Joko Widodo pada Rakernas II PDIP (Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden)

“Tidak hanya berkompetisi di bidang ekonomi, di bidang bisnis.

Tapi juga SDM di bidang sains dan teknologi.

Termasuk yang kita alami, sekarang ini kompetisi dalam menghadapi krisis pangan.

Maupun krisis energi global,” ucap Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo mengatakan, bahwa budaya gotong royong dapat menjadi salah satu strategi yang baik.

Khususnya dalam menghadapi krisis saat ini.

Seperti ajaran Bung Karno, gotong royong merupakan satu karya untuk menghasilkan sebuah prestasi besar.

“Bukankah semua orang melakukan hal yang sama?.

Tetapi kata Bung Karno gotong royong, adalah pembantingan tulang bersama.

Gotong royong adalah perjuangan bantu-membantu bersama.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved