Breaking News:

Berita Tabanan

Ditinggal Kerja ke Kebun, Rumah Mertayasa Dilalap Si Jago Merah

I Wayan Mertayasa, 42 tahun, lemas tak berdaya melihat kondisi rumahnya yang sudah hangus terbakar dilalap si jago merah.

istimewa
Olah TKP Kebakaran rumah milik warga yang tersambar si jago merah. (ist). 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- I Wayan Mertayasa, 42 tahun, lemas tak berdaya melihat kondisi rumahnya yang sudah hangus terbakar dilalap si jago merah.

Kebakaran menimpa rumahnya, saat ia dan istrinya sedang bekerja menggarap lahan kebun miliknya. Tak pelak kejadian ini membuat dirinya merugi ratusan juta.

Kapolsek Pupuan, AKP I Made Budiarta mengatakan, bahwa kejadian kebakaran ini menimpa rumah warga di Banjar Anggasari Kaja, Desa Munduktemu, Kecamatan Pupuan, pada Selasa 28 Juni 2022, diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat si pemilik sedang bekerja di kebun miliknya. Dan setelah dari olah tkp, pihaknya memperkirakan korban mengalami kerugian Rp 175 juta.

Olah TKP Kebakaran rumah milik warga yang tersambar si jago merah. (ist).
Olah TKP Kebakaran rumah milik warga yang tersambar si jago merah. (ist). (istimewa)

“Ya benar ada kejadian itu. Kami setelah mendapat laporan kemudian terjun ke TKP. Kami perkirakan korban mengalami kerugian sebesar Rp 175 juta,” ucapnya.

Awal kejadian sendiri, sambungnya, dari penuturan korban, saat itu korban dan istrinya berangka ke kebun sejak pukul 07.30 Wita.

Sedangkan anaknya pergi ke sekolah. Selanjutnya korban tidak mengetahui, penyebab pasti kejadian, karena sedang menggarap kebun.

Pada pukul 09.30 Wita korban baru dihubungi oleh tetangganya terkait kejadian kebakaran. Dan langsung gopoh gopoh untuk pulang ke rumahnya.

“Korban, istri, satu anaknya, dan orang tuanya lagi ke kebun. Satu anaknya lagi masuk sekolah. Jadi rumahnya lagi kosong. Tidak ada orang," ungkapnya.

Menurut Budiarta, kejadian kebakaran ini terjadi karena korsleting listrik. Sedangkan luas rumah korban yang dilalap api, berukuran 35 meter persegi ludes.

Terutama pada bagian atapnya yang rangkanya terbuat dari kayu. Kemudian, perabotan rumah tangga juga tersambar api dan ludes, diantaranya satu televisi dan empat kasur.

Bahkan, anting emas, kalung emas, dan dua cincin emas korban juga tersambar api

“Ada juga dua senapan angin, dua lembar BPKB motor, selembar STNK, beberapa lembar ijazah anaknya, dan dokumen kependudukan yang tersambar api.

identifikasi sudah dilakukan. Kesimpulan sementara, kejadian itu diakibatkan korsleting listrik," bebernya. (ang).

Baca juga: Rumah Makan di Klungkung Kebakaran, Prabotan dan Barang Elektronik Hangus

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved