Virus PMK di Bali

Tabanan Siaga Wabah Virus PMK, 1 Tenaga Kesehatan Per Kecamatan Diterjunkan

Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menyiagakan satu petugas untuk melakukan pemantauan. Hal ini disampaikan oleh, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan,

tribun bali/Made Prasetya
Petugas saat ambil sampel darah dan swab sejumlah ekor sapi di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 3 Juli 2022. - Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menyiagakan satu petugas untuk melakukan pemantauan. Hal ini disampaikan oleh, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Gede Eka Parta, Minggu 3 Juli 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Dengan adanya kejadian wabah penyakit mulut dan kuku ( PMK) di Bali, yakni dengan adanya

63 kasus di 3 Kabupaten Gianyar 38 kasus, Buleleng 21 kasus, dan Karangasem 4 kasus.

Maka pihak peternakan dan kesehatan hewan Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menyiagakan satu petugas untuk melakukan pemantauan. Hal ini disampaikan oleh, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Gede Eka Parta, Minggu 3 Juli 2022.

Petugas saat ambil sampel darah dan swab sejumlah ekor sapi di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 3 Juli 2022. - Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menyiagakan satu petugas untuk melakukan pemantauan. Hal ini disampaikan oleh, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Gede Eka Parta, Minggu 3 Juli 2022.
Petugas saat ambil sampel darah dan swab sejumlah ekor sapi di Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Minggu 3 Juli 2022. - Dinas Pertanian Kabupaten Tabanan menyiagakan satu petugas untuk melakukan pemantauan. Hal ini disampaikan oleh, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Gede Eka Parta, Minggu 3 Juli 2022. (tribun bali/Made Prasetya)

Gede Eka mengatakan, bahwa sejak terjadinya kasus di Jawa Timur, pihaknya sudah melakukan antisipasi dengan penyiagaan.

Dan hingga saat ini, belum terjadi kasus di kabupaten Tabanan. Akan tetapi, dengan adanya kasus di tiga kabupaten itu, maka Dinas Provinsi Bali sudah menginstruksikan melakukan pemantauan/surveilans sindromik dan segera melaporkan apabila ditemukan adanya indikasi yang mengarah PMK melalui pelaporan iSIKHNAS.

“Tabanan sudah menyiagakan tim dari awal ada kasus. Dan tabanan sampai saat ini belum ada kasus,” ucapnya.

Baca juga: VIRUS PMK Ditemukan di Bali, Peternak Sapi di Rendang Karangasem Mulai Merasa Khawatir

Dijelaskannya, di setiap kecamatan Tabanan, yang berjumlah 10 Kecamatan, pihaknya memiliki seorang tenaga URC unit respon cepat (dokter hewan) untuk menerima laporan maupun tindak lanjut.

Petugas itu pun tidak hanya bertindak untuk fokus pada PMK saja. Namun, untuk penyakit lainnya juga akan dilakukan pemantauan.

“Kami siagakan satu per Kecamatan. Tapi bukan hanya penyakit PMK penyakit lainnya juga dipantau,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa untuk Idul Adha sendiri, pihaknya akan melakukan pemeriksaan hewan sekitar H-2 jelang prosesi qurban dilaksanakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved