Berita Gianyar

BUNTUT Pencabutan Penjor di Taro Kelod, Kasatreskrim Sebut Kemungkinan 5-6 Tersangka

Satreskrim Polres Gianyar, menggelar pra rekonstruksi pencabutan penjor Galungan di Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali.

weg
Satreskrim Polres Gianyar, Bali menggelar pra rekonstruksi pencabutan penjor Galungan di Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, Kamis 7 Juli 2022 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR -  Satreskrim Polres Gianyar, menggelar pra rekonstruksi pencabutan penjor Galungan di Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, Kamis 7 Juli 2022.

Usai kegiatan yang berlangsung di halaman Mapolres Gianyar, Kasatreskrim Polres Gianyar, Akp Ario Seno Wimoko mengatakan, kemungkinan akan ada lima atau enam tersangka dalam kasus ini. 

Dalam pra rekonstruksi ada 10 adegan. 

Diikuti oleh enam orang prajuru, sebagai terlapor dan belasan orang saksi dari Desa Adat Taro Kelod.

Dalam pra rekonstruksi ketiga, terlihat kekompakan semua prajuru dan saksi.

Semuanya mengaku ikut dalam pencabutan penjor Galungan itu.

Di mana  hal tersebut tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Dalam BAP, orang yang mencabut penjor hanya empat atau lima orang.

Baca juga: Terkait Penjor yang Diturunkan, Krama Taro Kelod Tumpah Ruah Dampingi Prajuru ke Polres Gianyar

Baca juga: Pencabutan Penjor di Taro Berujung Panggilan Polisi, Prajuru: Kami Menurunkan Bukan Merusak

Satreskrim Polres Gianyar, Bali menggelar pra rekonstruksi pencabutan penjor Galungan di Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, Kamis 7 Juli 2022
Satreskrim Polres Gianyar, Bali menggelar pra rekonstruksi pencabutan penjor Galungan di Desa Adat Taro Kelod, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, Kamis 7 Juli 2022 (weg)


Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Ario Seno, menilai ada komitmen para terlapor dan saksi dalam hal ini.

Sebab menurutnya, tidak masuk akal jika hanya mencabut penjor dalam ukuran kecil dilakukan beramai-ramai.

"Ini kan tidak masuk akal, mencabut penjor itu cukup dilakukan oleh dua orang dewasa saja sudah cukup.

Ya jadi adegan  ketiga memang agak menjelimet, karena kita harus sesuaikan lagi peran mereka dari hasil pemeriksaan yang sudah kita lakukan," ujar Ario Seno.

Awalnya pihaknya merencanakan 10 adegan.

Namun diringkas menjadi sembilan adegan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved