Berita Badung

KASUS DBD Meledak! RSD Mangusada Catat 700 Lebih Pasien DBD di Rawat Hingga Juni 2022

Rumah sakit Daerah (RSD Mangusada), Badung, mencatat ratusan pasien demam berdarah dengue (DBD), yang di rawat hingga Juni 2022 kemarin.

pixabay.com
Kasus DBD Meledak di Badung 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Rumah sakit Daerah ( RSD Mangusada), Badung, mencatat ratusan pasien demam berdarah dengue ( DBD), yang di rawat hingga Juni 2022 kemarin.

Bahkan pihak rumah sakit sampai menambah bed untuk pasien DBD.

Menurut informasi per hari pasien DBD yang masuk 2-3 orang.

Sehingga sampai akhir Juni 2022, pasien yang dirawat diangka 700 lebih.

Kondisi itu pun dibenarkan pihak RSD Mangusada.

Baca juga: MENINGKAT Kasus DBD di Badung hingga Pertengahan Bulan Juni 2022, Tercatat Tembus 485 Kasus

Baca juga: WASPADA, DBD di Bangli Sentuh 11 Kasus April 2022

Dirut RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta
Dirut RSD Mangusada, dr. I Wayan Darta (istimewa)

Direktur Utama (Dirut) RSD Mangusada dr. I Wayan Darta, mengakui saat ini kasus DBD di Badung mulai tinggi.

Pihaknya meminta agar masyarakat lebih waspada akan DBD selain virus Covid-19.

"Untuk DBD di Badung memang mengalami peningkatan.

Kami kemarin sempat kebanjiran pasien DBD untuk dilakukan perawatan," katanya Kamis 7 Juli 2022.

Wayan Darta mengatakan, sampai Juni 2022 kemarin jumlah pasien yang di rawat dengan positif DBD diangka 700 orang lebih.

Sayangnya pihaknya tidak menyebut detail daerah mana yang paling banyak terkena kasus.

"Jadi sampai 25 Juli 2022 kemarin total pasien yang kami rawat 771 orang dari Januari awal.

Namun jika sampai sekarang saya belum tau detailnya, karena data dipegang staf, mungkin sampai 800," katanya.

ilustrasi nyamuk DBD
ilustrasi nyamuk DBD (Tribun Bali/dwi suputra)

Dengan tingginya kasus DBD, pihaknya meminta masyarakat lebih waspada.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved