Polisi Gagal Tangkap Anak Kia Jombang yang Jadi DPO Kasus Pencabulan, KPAI: Hukum Harus Ditegakkan!

Kasus tersangka dugaan pencabulan yang dilakukan oleh anak Kiai Jombang, MSAT (46) pun kini masih bergulir.

SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi/istimewa
Anak Kia Jombang yang Jadi DPO Kasus Pencabulan gagal ditangkap Polisi 

TRIBUN-BALI.COM, SURABAYAPolisi Gagal Tangkap Anak Kia Jombang yang Jadi DPO Kasus Pencabulan, KPAI: Hukum Harus Ditegakkan!

Tersangka kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh anak Kiai Jombang, MSAT (46) pun kini masih bergulir.

Diketahui MSAT (46) merupakan putra dari pemilik Pondok Pesantren di Ploso yang menjadi target DPO.

Namun, ketika anggota Polda Jatim tersebut hendak menangkapnya harus gagal.

Kapolres Jombang, AKBP Muh Nurhidayat yang berusaha melakukan negosiasi dengan pihak keluarga untuk menangkap MSAT itu pun gagal.

Warga Jombang sempat dikagetkan banyaknya mobil kepolisian yang tersebar di seantero kabupaten yang memiliki luas wilayah sekitar 1.115,09 km² itu, sejak siang hingga malam, pada Minggu 3 Juli 2022.

Mobil-mobil polisi menyebar hingga di perbatasan antar wilayah Jombang dengan kabupaten lain, di sekitar.

Ternyata, bertebaran mobil kepolisian itu, merupakan upaya dari pihak kepolisian dari Subdit III Jatanras dan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim untuk melakukan penangkapan terhadap seorang DPO kasus dugaan kekerasan seksual.

Tersangkanya, berinisial MSAT (46), seorang anak kiai sebuah pondok pesantren (Ponpes) di Ploso, Jombang.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menerangkan, pihaknya melakukan upaya penangkapan terhadap MSAT pada hari itu, dimulai sekitar pukul 12.45 WIB.

"Saat di Jalan Raya di Jombang, tim dihalang-halangi oleh mobil bernomor polisi S-1741-ZJ. Akibat peristiwa tersebut salah satu anggota kami terjatuh," ujar mantan Kapolsek Wonokromo itu, Selasa 5 Juli 2022.

Baca juga: Natalie Holscher Gugat Cerai Sule, Sudah Tak Lagi Tinggal Seatap

Kemudian, lanjut Kombes Pol Dirmanto, pihaknya kembali melakukan upaya penghadangan terhadap mobil tersebut dan berhasil diamankan.

"Sopir melarikan diri, namun dua orang yang ada di mobil tersebut kami tangkap," katanya.

Mantan Wadir Lantas Polrestabes Surabaya itu menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan di mobil tersebut ditemukan barang bukti senjata api berjenis air softgun.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved