Berita Tabanan

Tabanan Perketat Lalin Ternak Rentan Terpapar PMK

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), hingga Kamis 7 Juli 2022 belum ditemukan di Tabanan.

Istimewa
Polsek Kuta Monetoring dan Sosialisasi PMK kepada Peternak Jelang Idul Adha  

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), hingga Kamis 7 Juli 2022 belum ditemukan di Tabanan.

Antisipasi tetap dilakukan dengan pembentukan satgas PMK Tabanan. Komandan di bawah Sekda Tabanan dan diwakili Dandim 1619/ Tabanan dan Kapolres Tabanan.

Sebagai permulaan antisipasi, pengetatan terhadap lalu lintas ternak rentan terpapar PMK akan dilaksanakan.

RATUSAN Balita di Klungkung Masih Alami STUNTING! Ada Apa Ini?

Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Made Subagia mengatakan, hingga saat ini ternak di Tabanan belum ditemukan terpapar PMK.

Tabanan masih zona hijau. Tidak seperti daerah lain, Gianyar Buleleng dan Karangasem, yang sudah menjadi zona merah.

Meski begitu, langkah KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) tetap dilaksanakan.

Yang disasar ialah peternak dan petugas kesehatan hewan (Keswan). Salah satu langkah KIE ialah dengan biosecurity

kesehatan kandang dan ternak serta peternaknya.

“Kami laksanakan penyemprotan disinfektan, penyuitakn vitamin dan memperketat lalu lintas ternak.

Tidak boleh ada pergerakan ternak sampai Bali dinyatakan zona hijau,” ucapnya, Kamis 7 Juli 2022.

Baca juga: Pendapatan Perumda Bhukti Praja Denpasar Mulai Naik, hingga Juni 2022 Realisasinya Rp 7, 4 Miliar

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved