citizen journalism

Tukang SANTET dan Orang BERISIK Bisa Kena DENDA, Baca Aturannya!

Ilmu santet menjadi salah satu pasal yang menuai kontroversi, jelang pengesahan RKUHP pada 2019 silam. Pasalnya ini sulit dibuktikan.

Tribunnews.com
Ilmu santet menjadi salah satu pasal yang menuai kontroversi, jelang pengesahan RKUHP pada 2019 silam. Pasalnya, hubungan kausalitas antara santet dan akibat yang ditimbulkan dari santet sulit dibuktikan. 

TRIBUN-BALI.COM - Tribunners, jangan anggap suara berisik itu hal wajar ya. 

Sebab dalam draf RKUHP terbaru yang diterima.

Ada pasal yang mengatur soal gangguan terhadap ketentraman lingkungan dan rapat umum.

Dalam Pasal 265, barang siapa yang mengganggu tetangga dengan suara gaduh atau suara berisik pada malam hari dapat kena Denda paling banyak Rp10 juta.

Baca juga: PENCARIAN Anak Ridwan Kamil, EMMERIL KAHN Menggunakan Drone Canggih, Eril Sempat Teriak

Baca juga: DETIK-DETIK KECELAKAAN MAUT BATURITI, Korban Selamat Ungkap Bus Lari Zig-zag, Warga Sudah Teriak

Ilustrasi - Dalam Pasal 265, barang siapa yang mengganggu tetangga dengan suara gaduh atau suara berisik pada malam hari dapat didenda paling banyak Rp10 juta.
Ilustrasi - Dalam Pasal 265, barang siapa yang mengganggu tetangga dengan suara gaduh atau suara berisik pada malam hari dapat didenda paling banyak Rp10 juta. (freepik)

Bunyi Pasal 265 draf RKUHP tanggal 4 Juli 2022:

Di pidana dengan pidana Denda paling banyak kategori II, setiap orang yang mengganggu ketenteraman lingkungan dengan:

a. Membuat hingar-bingar atau berisik tetangga pada malam; atau
b. Membuat seruan atau tanda-tanda bahaya palsu.

Untuk memberi penegasan rentang waktu malam hari, dijelaskan pada Bab V bagian pengertian istilah.

"Malam adalah waktu di antara matahari terbenam dan matahari terbit," bunyi Pasal 186.

Dalam Pasal 265, barang siapa yang mengganggu tetangga dengan suara gaduh atau suara berisik pada malam hari dapat didenda paling banyak Rp10 juta.
Dalam Pasal 265, barang siapa yang mengganggu tetangga dengan suara gaduh atau suara berisik pada malam hari dapat didenda paling banyak Rp10 juta. (freepik)

Bahkan tukang santet pun, bisa dipenjara 18 bulan atau Denda Rp200 juta.

Draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP), terbaru masih mengatur soal ilmu perdukunan yang bisa mencelakakan orang lain.

Dalam Pasal 252 ayat (1), tukang santet bisa diancam penjara 18 bulan atau pidana Denda sebesar Rp200 juta.

"Setiap orang yang menyatakan dirinya mempunyai kekuatan gaib, memberitahukan, memberikan harapan, menawarkan, atau memberikan bantuan jasa kepada orang lain bahwa karena perbuatannya dapat menimbulkan penyakit, kematian, atau penderitaan mental atau fisik seseorang di pidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan atau pidana Denda paling banyak kategori IV," bunyi Pasal 252 ayat (1) draf RKUHP.

Kemudian ayat (2) Pasal 252 berbunyi:

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved