Berita Bali

LAKUKAN Pencurian Dengan Kekerasan, Dua WNA Dituntut Berbeda! Simak Penjelasannya

WNA lakukan kekerasan dan maling kepada pasangan suami-istri sesama WNA. Terancam dituntut hukuman pidana selama enam tahun penjara.

can
Terdakwa Gregory dan Nicola saat menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis, 7 Juli 2022. 

TRIBUN-BALI.COM - Gregory Lee Simpson (37), dituntut pidana bui selama enam tahun penjara, oleh tim jaksa penuntut umum.

Terdakwa asal Inggris ini dituntut pidana, karena diduga melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap pasangan suami istri (pasutri).

Atas nama Principe Nerini dan Camilla Guadagnuolo.

Surat tuntutan terhadap terdakwa Gregory Lee Simpson, telah dibacakan tim jaksa penuntut dalam sidang yang digelar luring atau tatap muka di Pengadilan Negeri Denpasar, Kamis, 7 Juli 2022.

Baca juga: MALING Dompet Berhasil TARIK UANG Rp 10 Juta, Pakai Tanggal LAHIR Korban

Baca juga: WNA RUSIA Maling Motor di Ubud Ngamuk di Sel Tahanan, Polisi Harap Dideportasi!

Terdakwa Gregory dan Nicola saat menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis, 7 Juli 2022.
Terdakwa Gregory dan Nicola saat menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis, 7 Juli 2022. (can)

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Gregory Lee Simpson, dengan pidana penjara selama enam tahun.

Menetapkan lamanya masa penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan, dan menyatakan terdakwa untuk tetap ditahan," tegas jaksa Ni Ketut Hevy Yushantini, di hadapan majelis hakim pimpinan I Wayan Eka Mariartha.

Dikatakan jaksa penuntut dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung ini, terdakwa Gregory Lee Simpson, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Sebagaimana diatur dan diancam pidana pada dakwaan Subsidiair Pasal 365 Ayat (2) ke-1, ke-2, ke-3 KUHP.

Sementara terdakwa Nicola Di Santo (34), yang menjalani sidang berkas terpisah dituntut pidana penjara selama lima tahun dan enam bulan (5,5 tahun).

Oleh jaksa penuntut umum, terdakwa asal Italia ini dijerat Pasal 365 Ayat (2) ke-1, ke-2, ke-3 KUHP Jo. Pasal 56 ke-2 KUHP.

Pun dalam surat tuntutan, jaksa penuntut menyampaikan hal memberatkan sebagai pertimbangan mengajukan tuntutan pidana terhadap kedua terdakwa.

Adapun hal-hal yang memberatkan, kedua terdakwa tidak mengakui perbuatannya, berbelit-belit dalam memberikan keterangan.

Baca juga: MALING Dompet Berhasil TARIK UANG Rp 10 Juta, Pakai Tanggal LAHIR Korban

Baca juga: WNA RUSIA Maling Motor di Ubud Ngamuk di Sel Tahanan, Polisi Harap Dideportasi!

Terdakwa Gregory dan Nicola saat menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis, 7 Juli 2022
Terdakwa Gregory dan Nicola saat menjalani sidang di PN Denpasar, Kamis, 7 Juli 2022 (can)

"Perbuatan terdakwa mengakibatkan luka memar, luka lecet, dan patah tulang dasar penyangga bola mata akibat kekerasan tumpul pada saksi korban Pricipe Nerini.

perbuatan terdakwa telah merugikan saksi korban secara materiil sebesar Rp 900 juta dan asset digital sebesar $ 552.863,81 USDT atau sebesar $ 552.863,81 US," papar jaksa Hevy Yushantini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved