Bisnis

200 TENAGA Kerja Plastik Bank Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Sekitar 200 tenaga kerja plastik bank, yang masuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU).

ist
Sekitar 200 tenaga kerja plastik bank, yang masuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU). Selama tiga bulan mendapat perlindungan, dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan, atau BPJamsostek.  

TRIBUN-BALI.COM - Sekitar 200 tenaga kerja plastik bank, yang masuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU).

Selama tiga bulan mendapat perlindungan, dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan, atau BPJamsostek. 

Dari dana corporate social responsibility (CSR), atau program tanggung jawab sosial perusahaan PT Surya Husadha Denpasar.

Serah terima CSR secara simbolis sudah dilakukan di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar baru- baru ini.

Hadir pada acara tersebut, Direktur Utama PT Surya Husadha Bina Husada dr. I Made Yudi Artawan, MM.

Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Opik Taupik.

Direktur Utama PT Surya Husadha Bina Husada, dr. I Made Yudi Artawan, mengatakan untuk memberikan santunan kepada pekerja non upah yang memang membutuhkan khususnya 200 tenaga kerja plastik bank.

Baca juga: Berikan Kemudahan Pendaftaran dan Pembayaran Iuran, BPJAMSOSTEK Gandeng LinkAja

Baca juga: Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja, BPJamsostek Serahkan Rp 597 Juta Pada Cleaning Servis

Sekitar 200 tenaga kerja plastik bank, yang masuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU).

Selama tiga bulan mendapat perlindungan, dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan, atau BPJamsostek. 
Sekitar 200 tenaga kerja plastik bank, yang masuk kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU). Selama tiga bulan mendapat perlindungan, dalam program jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan, atau BPJamsostek.  (ist)

Dengan mengumpulkan sampah plastik, dan menukarkannya di mitra plastic bank maka ia turut berkontribusi untuk mencegah pencemaran sampah plastik di laut.

"Seluruh pekerja harus sadar akan manfaat dari masing-masing program BPJamsostek. 

Resiko kita tidak pernah ada yang tahu, kapan dan di mana akan terjadi.

Langkah preventif wajib dilakukan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan tersebut.

Salah satunya yaitu dengan melindungi diri kita," katanya.

Sebagai informasi iuran program ini yakni Rp16.800 setiap bulannya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved