Pemilu 2024

PERAN MEDIA DIGITAL Saat PEMILU 2024, TB Anjangsana ke KPU Bali dan KPU Denpasar

Sembari ditemani secangkir kopi, pertemuan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut, membahas mengenai peran media saat pemilihan umum (Pemilu 2024).

Gusping
Sembari ditemani secangkir kopi, pertemuan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut, membahas mengenai peran media saat pemilihan umum (Pemilu 2024) berlangsung. 

TRIBUN-BALI.COM -  Pimpinan Tribun Bali, Anjangsana ke KPU Provinsi Bali, dan KPU Kota Denpasar pada Rabu 13 Juli 2022.

Pertemuan pagi tadi di Kantor KPU Provinsi Bali, disambut hangat oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.TP., M.P.

Suasana kekeluargaan menyelimuti pertemuan, yang berlangsung di ruang Ketua KPU Provinsi Bali, Kantor KPU Provinsi Bali, Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar.

Sembari ditemani secangkir kopi, pertemuan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut, membahas mengenai peran media saat pemilihan umum ( Pemilu 2024) berlangsung.

Meskipun hari pemungutan suara berlangsung tahun 2024, tahapan Pemilu 2024 telah dimulai 20 bulan sebelumnya, tepatnya pada 14 Juni 2022.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.TP., M.P. menilai, penggunaan media digital memiliki pengaruh yang lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan penggunaan baliho.

Baca juga: DUET MAUT Puan Maharani dan ANIES Baswedan, Mungkinkah Pada PILPRES 2024

Baca juga: PEMILU 2024, DPW PSI Bali Targetkan 1 Fraksi di Tingkat Provinsi dan Kota

Sembari ditemani secangkir kopi, pertemuan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut, membahas mengenai peran media saat pemilihan umum (Pemilu 2024) berlangsung.
Sembari ditemani secangkir kopi, pertemuan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut, membahas mengenai peran media saat pemilihan umum (Pemilu 2024) berlangsung. (Gusping)

Dirinya turut menuturkan, penggunaan media disambut hangat dan mendapat perhatian lebih oleh kaula muda.

“Makanya saya dorong ini supaya teman - teman itu menggunakan media, media digital.

Dari sepuluh sosialisasi yang saya lakukan, kepada anak muda.

Semuanya sudah tidak mau dengan baliho.

Mereka justru lebih senang kalau dikirimin video singkat terhadap calon itu,” ujar Gede Lidartawan, saat ditemui Tribun Bali pada Rabu 13 Juli 2022.

Disamping tidak efektif, penggunaan baliho dalam penyebaran informasi turut menghasilkan limbah plastik yang sulit diurai oleh alam.

Dirinya turut menuturkan, penggunaan media disambut hangat dan mendapat perhatian lebih oleh kaula muda.

“Makanya saya dorong ini supaya teman - teman itu menggunakan media, media digital.

Dari sepuluh sosialisasi yang saya lakukan, kepada anak muda.

Semuanya sudah tidak mau dengan baliho.

Mereka justru lebih senang kalau dikirimin video singkat terhadap calon itu,” ujar Gede Lidartawan, saat ditemui Tribun Bali pada Rabu 13 Juli 2022.

Disamping tidak efektif, penggunaan baliho dalam penyebaran informasi turut menghasilkan limbah plastik yang sulit diurai oleh alam.
Dirinya turut menuturkan, penggunaan media disambut hangat dan mendapat perhatian lebih oleh kaula muda. “Makanya saya dorong ini supaya teman - teman itu menggunakan media, media digital. Dari sepuluh sosialisasi yang saya lakukan, kepada anak muda. Semuanya sudah tidak mau dengan baliho. Mereka justru lebih senang kalau dikirimin video singkat terhadap calon itu,” ujar Gede Lidartawan, saat ditemui Tribun Bali pada Rabu 13 Juli 2022. Disamping tidak efektif, penggunaan baliho dalam penyebaran informasi turut menghasilkan limbah plastik yang sulit diurai oleh alam. (Gusping)

Fauzan Marasabessy, selaku Direktur dan Pemimpin Perusahaan Tribun Bali menerangkan, berdasarkan survey yang dilakukan, pemanfaatan baliho sebagai penyebaran informasi hanya efektif pada hari pertama.

“Ini survey kami pak, di media digital, kalau seumpamanya baliho itu dipasang di hari pertama, orang masih melihat pak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved