Berita Tabanan

Jaga Ketahanan Pangan, Petani Pagedangan Panen 64 Ton Bawang Merah

Krisis pangan global menghantui Eropa. Atas hal ini, Pemerintah Pusat (Pempus) meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menggenjot peningkatan pangan b

(TB/Ardhiangga Ismayana).
Panen Bawang merah oleh Petani Subak Pagedangan Tabanan, Selasa 19 Juli 2022. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Krisis pangan global menghantui Eropa.

Atas hal ini, Pemerintah Pusat (Pempus) meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menggenjot peningkatan pangan baik kebutuhan pangan pokok mulai padi, jagung dan kedelai, kemudian hortikultura (cabe bawang merah, dsb).

Atas hal di atas Kelompok Tani Pagedangan di Desa Pangkung Tibah, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan melakukan panen bawang merah sebanyak 64 ton basah, dalam satu hektare.

Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Made Subagia mengatakan, bahwa pihaknya bersama dengan Dinas Pertanian Provinsi Bali, melakukan panen dari budidaya bawang merah.

Panen Bawang merah oleh Petani Subak Pagedangan Tabanan, Selasa 19 Juli 2022.
Panen Bawang merah oleh Petani Subak Pagedangan Tabanan, Selasa 19 Juli 2022. ((TB/Ardhiangga Ismayana).)

Dan ini merupakan Implementasi atau perwujudan dari program satker mandiri, dalam pengembangan kampung bawang merah dengan kelompok lain (Gadon II). Dan khusus di Pagedangan ini, ada 10 hektare pengembangan yang dikelola oleh 150 petani.

“Dari Sarpras pertanian bibit dan lainnya, semua diberikan oleh kami. Yang dilakuka secara terpadu dan didampingi oleh balai pertanian Kecamatan Kediri dan penyuluh tingkat desa,” ucapnya Selasa 19 Juli 2022.

Subagia menjelaskan, bahwa pihaknya mendampingi warga mulai dari persiapan lahan, penanaman, dan masa pemeliharaan bawang merah yang menjadi masa paling sulit dalam budidaya.

Dan akhirnya pada saat panen perdana, produktivitas didapat sekitar 64 ton per hektare basah.

Hal inilah yang kemudian menjadi tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan, karena saat ini secara global memang dihadapkan pada krisis pangan.

“Pemeritnah pusat meminta supaya menjaga ketahanan pangan mulai dari padi, jagung, kedelai dan termasuk aneka hortikultura yakni bawang dan cabe. Inilah yang kami lakukan untuk menjaga ketahanan pangan,” jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved