Berita Karangasem

Vaksin PMK di Karangassm Tembus Angka 9.786 Ekor

Pusat Kesehataan Hewan (Puskeswan) Karangasem terus gencarkan pemberian vaksin PMK di Bumi Tanah Aron. Perminggu 17 Juli 2022, Puskeswan telah mendist

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Harun Ar Rasyid
Istimewa
ILUSTRASI Pelaksanaan Vaksin PMK 

AMLAPURA, TRIBUN BALI. COM - Pusat Kesehataan Hewan (Puskeswan) Karangasem terus gencarkan pemberian vaksin PMK di Bumi Tanah Aron. Perminggu 17 Juli 2022, Puskeswan telah mendistribusikaan vaksin ke 9.786 ekor sapi.

Ini belum termasuk pemberian vaksin, Senin 18 Juli 2022. 

Kepala UPTD Puskeswan Karangasem, Pande Gede Arya Saaputra, mengungkapkan, pemberian vaksin dilaksanakan untuk menekan penyebaran kasus PMK di Karangasem. Mengingat beberapa kasus di Kab. Karangasem sudah ditemukan beberapa daerah. Seperti di Rendang.

"Data per Minggu 17 Juli 2022, sapi yang sudah mendapatkan vaksin PMK sebanyaj 9.786 ekor. Sedangkan data per Senin (18/7/2022) belum masuk. Kegiatan vaksi PMK akan kita gencarkan,"kta Pande Arya, Senin 18 Juli 2022. 

Pelaksanaan vaksinasi oleh Satgas Penanganan PMK Bangli.
Pelaksanaan vaksinasi oleh Satgas Penanganan PMK Bangli. (Istimewa)

Untuk stok vaksin PMK banyak. Puskeswan Karangasem mendapatkaan bantuan dari pusat sebanyak 13.000 dosis. Puskeswan kembali akan usulkan seandainya stok habis."Tim yang mengelar vaksin sebanyak 15. Menyebar di tiga Kecamatan. Rendang, Karangasem, & Kubu,"ungkap Pande Arya

Pemberian vaksin PMK memang difokuskan ke Kecamatn yang ditemukn kasus PMK, dan yang berada diradius tiga kilometer dari temuan kasus. Tujuannya agar sapi sekitar lokasi punya kekebalan, dan terhindar dari penyebaran virus PMK. Vaksin diberikan ke sapi yang maasih sehat.

Ditambahkan, populasi sapi di Kec. Rendang jumlahnya terbanyak dibandingkn Kecamatan lain. Setelah itu, pemberian vaksin diberikan ke Karangasem, dan Kecamatan Kubu. Selain memberikan vaksin, petugas juga melakukan sosialisasi kepada peteernak agar rajin bersihkan kandang.

"Kita minta peternak untuk mmbersihkan kandang agar terhindar dari PMK. Semoga dengan vaksin ini penyebaran PMK bisa ditekan. Ptugas baru menemukan beberapa ekor sapi yang teerjangkit PMK. Ada juga yang suspect dan langsung dikirim ke Denpasar,"tambah Pande Arya Saputra.

Untuk diketahui, populasi ternak terutama sapi bali di Kab. Kaarangasem meningkat sejak 2021 pasca dilaksanakan inseminasi buatan melalui program pemerintah yakni sapi komoditas andalan negeri (sikomandan). Saat ini populasi sapi di Kab. Karangasem sekitar 133 ribu ekor lebih.

Daerah di Karangasem dengan populasi sapi terbesar yakni di Kecamatan Rendang. Seperti di Desa Pempatan, Menangga, Besakih, Nongan, Pesaban, dan Desa Rendang. Populasi Sapi Bali di Kecamatan Rendang setiap tahun naik. Mengingat lahan hijau cukup luas, geografinya mendukung.

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved