Berita Buleleng

Kejari Periksa Bendesa Anturan Terkait Aliran Dana Rp 650 Juta dari LPD ke Desa Adat

Pemeriksaan dilakukan lantaran penyidik menemukan ada aliran dana dari LPD Anturan untuk keperluan di desa adat senilai Rp 650 juta.

ISTIMEWA
Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng memeriksa Bendesa Adat Anturan, Ketut Mangku, Selasa 2 Agustus 2022. Pemeriksaan dilakukan lantaran penyidik menemukan ada aliran dana dari LPD Anturan untuk keperluan desa adat. 

TRIBUN-BALI.COM - Penyidik Kejari Buleleng memeriksa Bendesa Adat Anturan, Ketut Mangku, Selasa 2 Agustus 2022.

Pemeriksaan dilakukan lantaran penyidik menemukan ada aliran dana dari LPD Anturan untuk keperluan di desa adat.

Humas sekaligus Kasi Intel Kejari Buleleng, AA Jayalantara mengatakan pemeriksaan terhadap Ketut Mangku dilakukan selama lima jam.

Pemeriksaan difokuskan pada transferan dana berupa sumbangan dari LPD Anturan pada 2018 hingga 2019 dengan total sebesar Rp 650 juta.

Dana tersebut milik LPD Anturan, yang diberikan oleh tersangka Nyoman Arta Wirawan untuk kepentingan desa adat, dalam pembangunan dan peresmian Pura Desa Balai Agung Desa Adat Anturan.

Baca juga: Kasus LPD Anturan Buleleng, Tiga Penerima Reward Janji Akan Menyicil

Dimana dalam laporan yang ada di desa adat, total dana untuk poemugaran menghabiskan dana Rp 150 juta, sementara upacara melaspas Rp 500 juta.

Namun perkaranya, penyidik menilai dana tersebut diberikan oleh tersangka Wirawan saat keuangan LPD Anturan dalam kondisi kolaps.

"Saat itu nasabah sudah teriak-teriak tidak bisa menarik tabungannya. Tapi kok saat itu ada aliran dana dari LPD sebagai bentuk sumbangan untuk pemugaran dan plaspas pura.

Lagi kolaps kok bisa mengeluarkan uang sebanyak itu. Jadi pemeriksaan tadi untuk mempertegas aliran dana itu" kata Jayalantara.

Apakah Ketut Mangku juga sempat menerima uang reward? Jayalantara mengatakan, sejauh ini Ketut Mangku mengaku tidak menerima reward dari tersangka.

"Pada zaman kepemimpinannya, tidak pernah ada pembagian reward," kata dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved