AC Milan
Pengamat Sepakbola Ini Menyebut Charles De Ketelaerae Pemain Istimewa
Pesepakbola dari Club Brugge ini, bahkan telah disambut para fans rossoneri.
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kabar AC Milan, Charles De Ketelaere yang akhirnya merumput ke San Siro, AC Milan mendapat sambutan hangat para fans.
Pria yang masih berusia 21 tahun itu, digadang-gadang menjadi pemain yang bisa menyatu dengan gaya permainan Rossoneri di San Siro.
Ditebus dengan mahar 35 juta euro, wonderkids asal Belgia tersebut menjadi salah satu perekrutan terbaik bagi AC Milan.
Pesepakbola dari Club Brugge ini, bahkan telah disambut para fans rossoneri.
Baca juga: Bursa Transfer Liga Italia: Charles De Ketelaerae Akhirnya Berlabuh Ke AC Milan
Charles De Ketelaere yang berposisi sebagai gelandang ini menjadi pemain istimewa bagi AC Milan.
“Bermodalkan penampilan fantastis selama tiga tahun di Liga domestik yang membawa Club Brugge ke pentas Eropa,”
“Charles De Ketelaere adalah pemain yang tahu apa artinya menang dan mampu mengontrol tekanan yang datang.”
“Dia mungkin perlu menyesuaikan diri dengan Serie A, tetapi kemampuannya tidak diragukan,” ulas Rajath Kumar selaku pengamat sepakbola.
Baca juga: SOSOK Charles De Ketelaere, Pemain Baru AC Milan Yang Multi Talenta, Nyaris Jadi Atlet Tenis
Rajath Kumar menyebut Charles De Ketelaere merupakan seorang penyerang yang memiliki kecerdasan permainannya yang luar biasa.
“Dia punya pemahaman sangat apik tentang membuka ruang dalam menyerang.”
“Kemampuannya untuk tampil di sejumlah posisi memberinya keunggulan atas rekan-rekannya, yang pada akhirnya membuatnya dimainkan sebagai striker untuk Club Brugge musim lalu,” tulis analis tersebut.
Meskipun tidak menjalankan peran konvesional sebagai pemain No 9 atau penyerang murni.
Charles De Ketelaere membuat 19 kontribusi gol dalam 30 pertandingan, baik saat dia bermain sendiri di depan atau saat bermitra dengan Noa Lang.
“Charles De Ketelaere mencatatkan menit tertinggi keempat di seluruh skuad, hanya absen dua pertandingan di musim ini karena cedera bahu.”
“Prestasi ini luar biasa, karena ia adalah seorang presser yang agresif,” tulis ulasan tersebut.
Baca juga: Hot Transfer Rossoneri: AC Milan Gelar Pertemuan dengan Agen Sanches, Ini Peluangnya ke San Siro
Jika dibandingkan dengan para penyerang yang bermain di kompetisi Eropa di lima liga teratas di benua itu.
Charles De Ketelaere merupakan ball pressure yang sangat agresif dengan statsitik 95 persentil untuk pressure 91 persentil untuk tekel per laga 90 menit.
“Terlepas dari kualitas kontrol bola yang apik, Charles De Ketelaere akan bekerja keras untuk memenangkan penguasaan bola di atas lapangan,” kata dia.
Pemahaman yang sering keliru soal Charles De Ketelaere adalah dia anggap sebagai ball dribbler.
Namun kenyataannya, dia bermain berlawanan dengan konsep itu.
“Dia tidak terlalu cepat atau luar biasa dalam menggiring bola melewati lawan, berbeda dari pemain sayap lincah Milan, Rafael Leao.”
“Musim lalu, De Ketelaere membuat 2,18 carry progresif per 90 menit dibandingkan dengan 8,76 carry progresif Leao per 90 menit. Dia juga memucat dibandingkan dengan Leao untuk dribel yang diselesaikan (0,91 vs 3,23 per 90 menit),”.
Apa yang sangat dia kuasai, adalah memberikan umpan yang bisa menghasilkan gol.
Ya, Charles De Ketelaere berada di area nilai 97 persentil penyerang untuk assist yang diharapkan, mencatat rata-rata 0,29 xA per 90 menit.
Satu hal yang menjadi catatan PR Milan musim lalu adalah kurangnya kreativitas di dalam dan di sekitar kotak penalti.
Charles De Ketelaere akan segera menyelesaikan masalah itu untuk Milan.
Dia berada di area nilai 96 persentil penyerang untuk operan progresif per 90 menit, menyiratkan bahwa meskipun berada di ujung formasi permainan (sebagai penyerang).
Charles de Ketelaere cenderung lebih memilih mengoper bola baik itu ke jantung pertahan lawan atau melebarkannya ke sayap.
Hal Ini dibuktikan dengan kurangnya kehadiran Charles De Ketelaere di dalam kotak.
Dia cuma berada di 25 persentil penyerang untuk sentuhan di area penalti per 90 menit.
Sebuah hal yang agak mencengangkan bagi seseorang yang terutama ditempatkan sebagai striker musim lalu.
Kesimpulannya, Charles De Ketelaere bukan sekadar perekrutan pemain baru bagi Milan.
Charles De Ketelaere , pemain yang dibeli Milan dengan harga premium -menurut standar khas klub.
Setidaknya di bawah kepemilikan Elliott yang terkenal irit- adalah sebuah pernyataan dan penegasan dari Milan dengan niat menguasai Eropa bukan cuma untuk memperkuat supremasi di Italia.
Charles De Ketelaere diprediksi akan langsung menjadi starter untuk Milan, tim yang memenangkan Serie A musim lalu.
Charles De Ketelaere sendiri harus menunjukkan kualitas yang dia miliki saat ini.
Disebut-sebut akan mengikuti jejak Kevin de Bruyne, bocah asal Bruges ini punya potensi menjadi pemain top dunia. Bahkan superstar Manchester City itu tidak sebagus ini di usia 21 tahun.
“Milan mahsyur menjadi tujuan terkenal bagi para pesepakbola muda.”
“De Ketelaere tiba dengan potensi tak terbatas, menunggu untuk dibuka di San Siro. Bisakah dia bergabung dengan jajaran superstar dalam sejarah kejayaan Milan? Waktu akan memberi tahu, tetapi dia pasti memiliki apa yang diperlukan,” tutup ulasan tersebut.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Apa Pentingnya Charles De Ketelaere Bagi AC Milan? Ini Catatan Luar Biasa Si Golden Boy dari Belgia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/charles-de-ketelaere-dilaporkan-akan-melakukan-tes-medis-di-ac-milan.jpg)