Pemilu 2024

PEMILU 2024: Bangkitan Kejayaan Golkar Gianyar, Soksi Gianyar akan Ajukan Calon Pileg 2024

Kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Gianyar, Bali redup sejak Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Eri Gunarta
Ketua Soksi Kabupaten Gianyar, Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kejayaan Partai Golkar di Kabupaten Gianyar, Bali redup sejak Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Sebab sebelumnya mereka memiliki 10 kursi di DPRD Gianyar dan satu kursi di DPRD Provinsi Bali.

Namun saat ini, kursi Golkar Gianyar di DPRD Gianyar hanya lima kursi dan di DPRD Bali kosong. Dalam membangkitkan kembali kejayaan Golkar, Soksi Gianyar pun akan mengajukan nama-nama calon ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Golkar Bali.

Ketua Soksi Kabupaten Gianyar, Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa, Rabu 3 Agustus 2022 menilai pendiri Partai Golkar, baik itu Soksi, MKGR, Kosgoro maupun AMPI selaku sayap partai, berhak menyodorkan nama-nama calon untuk maju dalam Pileg.

Ketua Soksi Kabupaten Gianyar, Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa
Ketua Soksi Kabupaten Gianyar, Gusti Agung Ngurah Arika Sudewa (Eri Gunarta)

Karena itu, pihaknya di Soksi Gianyar akan mengajukan nama-nama calon yang nantinya diusung Golkar dalam Pileg 2024 Gianyar dan Bali.

"Kita di Soksi nanti akan menyodorkan nama-nama kader kita untuk berlaga di Pileg 2024, baik di Kabupaten Gianyar maupun di tingkat DPRD Bali," ujar mantan Perbekel Desa Pering, Blahbatuh tersebut.

Pihaknya pun berharap DPD Golkar mengakomodir nama-nama yang diajukan pihaknya. Arika Sudewan menjelaskan, hal ini dilakukan berdasarkan kekhawatiran pihaknya terhadap Golkar Gianyar saat ini.

Sebab kursi di DPRD Gianyar menurun dari 10 menjadi lima kursi. Dan, di DPRD Provinsi Bali, Golkar Gianyar kosong.

"Kita ingin bangkitkan kejayaan Golkar Gianyar. Kriteria nama yang kita ajukan tentu sesuai ADRT Golkar. Seperti, dia adalah anggota organiasi Soksi, loyal pada partai. Pada intinya soksi itu bagian dari Partai Golkar. Soksi itukan pendiri, jadi kita kan wajib menyodorkan nama untuk partai kita," tandasnya.

Terkait hal ini, Arika Sudewa berharap nama yang disodorkan pihaknya, minimal masuk pada 60 persen dalam daerah pilih (Dapil).

Misalnya, jika dalam pemekaran Dapil di Kabupaten Gianyar yang awalnya lima menjadi tujuh Dapil, maka setidaknya nama yang diajukan Soksi Gianyar bertarung di empat Dapil.

"Saya optimis, ketika kader kami dicalonkan di Golkar, pasti mereka akan jadi. Sebab di setiap Dapil, seperti di Sukawati, Tegalalang, Payangan, mereka memiliki basis tersendiri selain basis dari Golkar. Kalau Dapil dimekarkan menjadi tujuh, kita targetkan minimal 4 Dapil kita bisa masuk mewakili kader soksi. Dan untuk per Dapil, misalnya di Blahbatuh yang maju ada 2, satunya itu kader soksi," ujar Arika Sudewa.

"Selama ini, perhatian DPD untuk soksi sudah bagus. Makanya kita ingin biar Golkar ini besar, dan maksimal meraih kemenangan. Bukan Soksi saja, MKGR, Kosgoro, dan khususnya semua kader Partai Golkar sama-sama berjuang, astungkara 10 kursi bisa kita rebut kembali," tandasnya.

Terkait siapa saja nama yang diajukan Soksi Gianyar dalam Pileg 2024, baik di Pileg Gianyar maupun Pileg Bali, Arika Sudewa masih merahasiakannya. "Nanti pasti ada kejutan," kata Arika Sudewa. (*)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved