Berita Badung

Giri Prasta Akan Lanjutkan Program Kuliah Gratis ke Luar Negeri 

Program kuliah gratis ke luar negeri akan dilanjutkan Pemerintah Kabupaten Badung. Saat ini dari 20 mahasiswa sudah ada 18 mahasiswa sudah lulus. 

istimewa
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat ditemui usai Sidang Paripurna 

 


TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Program kuliah gratis ke luar negeri akan dilanjutkan Pemerintah Kabupaten Badung.

Saat ini dari 20 mahasiswa sudah ada 18 mahasiswa sudah lulus. 


Rencananya program kuliah gratis ini akan kembali diadakan meski masih menunggu membaiknya kondisi daerah.

 

Hal itu disampaikan oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta usai mengikuti rapat paripurna, Jumat 5 Agustus 2022.

Baca juga: Fraksi Badung Gede Pertanyakan Realisasi Rumah Sakit di Kuta Selatan dan Setujui Empat Raperda


"Astungkara akan berlanjut. Kita akan melihat keadaan daerah, jangan sampai dengan pandemi Covid-19 ini berlanjut. Apalagi ada masalah global dunia adalah perang antara Ukraina dan Rusia, nah harus kita pertimbangkan dengan baik," ujar Giri Prasta. 


Menurutnya, hal ini dilakukan untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para mahasiswa. Sehingga bisa mengantisipasi adanya hal yang tidak diinginkan  


"Di samping kita memberikan sebuah kekuatan untuk memberikan anak-anak saya sekolah ke luar negeri, saya harus mempertimbangkan keselamatan dari pada anak-anak saya ketika ke luar negeri," ungkapnya. 


Disinggung terkait lulusan luar negeri akan diangkat sebagai pegawai, Giri Prasta menjelaskan, tentu akan dilakukan.

Lantaran ia menilai lulusan luar negeri merupakan Sumber Daya Manusia yang lebih baik. 


Terlebih saat ini Pemkab Badung sangat memerlukan tenaga medis untuk menunjang operasional RSD Mangusada. Namun saat itu, juga melihat kondisi di lapangan.

Baca juga: Bupati Badung Sampaikan Rancangan KUA-PPAS, Rancang Pendapatan Daerah Sebesar 3.8 T


”Kalau masalah ditarik (dipekerjakan red-) ini sudah barang tentu kita meminta referensi kepada mereka sebagai anak bangsa. Terutama untuk menjadikan anak-anak kami menjadi tuan di rumahnya sendiri, paling tidak di Kabupaten Badung," jelasnya. 


Untuk itu Bupati asal Pelaga, Petang ini  akan memohon kepada pemerintah pusat untuk pengangkatan lulusan luar negeri tersebut. Sehingga nantinya mampu mengisi kebutuhan pemerintah daerah. 


Namun ia belum bisa memastikan status, apakah sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) atau PNS. 


"Intinya begini semua masalah tidak bisa diselesaikan sendiri, tapi semua masalah ada solusinya. Saya tidak akan berbicara tentang status dulu yang penting potensi sumber daya manusia anak-anak saya yang berkualitas ini saya berdayakan untuk kepentingan pribadinya, keluarganya, dan masyarakat Kabupaten Badung ke depannya," imbuhnya  (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Badung

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved