Berita Bangli

Pelaksanaan Vaksin Booster Dosis II Ditarget Hingga 10 Agustus 2022

Vaksinasi booster dosis II atau vaksin keempat telah dilaksanakan di Bangli sejak hari Kamis (4/8/2022). Pada hari ke dua ini, tercatat ratusan tenaga

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Seorang pegawai RSJ Provinsi Bali saat disuntik vaksin booster dosis II, Jumat 5 Agustus 2022. 

 


TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Vaksinasi booster dosis II atau vaksin keempat telah dilaksanakan di Bangli sejak hari Kamis (4/8/2022). Pada hari ke dua ini, tercatat ratusan tenaga kesehatan (nakes) telah divaksin. 


Kepala Dinas Kesehatan Bangli, I Nyoman Arsana mengungkapkan, logistik vaksin booster dosis II telah dikirim ke Bangli sejak hari Selasa (2/8/2022) sore.

Total vaksin yang didropping sebanyak 2.120 dosis, yang seluruhnya jenis Moderna. 


"Vaksin booster dosis II ini masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan. Sasaran kita totalnya 1.766, terdiri dari rumah sakit jiwa, RSU Bangli, RS BMC, puskesmas, dinas kesehatan, serta tenaga kesehatan lainnya di sejumlah instansi," sebutnya, Jumat (5/8/2022).

Baca juga: Tipikor Polres Bangli ‘Pelototi’ Pemanfaatan APBD Semesta Berencana Desa Adat Selat


Mengenai pelaksanaannya, Arsana menyebut sudah dimulai sejak Kamis (4/8/2022). Ada empat Puskesmas yang melaksanakan vaksinasi di hari tersebut. Diantaranya Puskesmas Bangli, Puskesmas Tembuku 2, Puskesmas Susut 1, dan Puskesmas Kintamani 5. 


"Pelaksanaan vaksinasi booster II ini tidak dilakukan serentak. Sebab pelayanan di masing-masing instansi harus tetap berjalan. Jadi kami serahkan pengaturannya pada masing-masing instansi. Intinya target pelaksanaan vaksinasi ini sampai tanggal 10 Agustus 2022," ucapnya.


Lanjut Arsana, alasan mengapa sampai tanggal 10 Agustus, dikarenakan tanggal 11 Agustus vaksin sudah memasuki tanggal kedaluwarsa (expired date).

Oleh sebab itu pihaknya mengambil jadwal H-1 kedaluwarsa. "Kalaupun di tanggal 10 itu masih ada nakes yang tercecer, barulah kita upayakan di tanggal 11," jelasnya.


Diketahui antara jumlah vaksin yang tersedia dengan jumlah sasaran nakes, terdapat selisih lebih 354 vaksin. Mengenai hal tersebut, pejabat asal Desa Songan, Kintamani ini mengatakan seluruh vaksin tetap akan dimanfaatkan semaksimal mungkin. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved