Berita Klungkung

7 Desa di Nusa Penida Diusulkan Jadi Kampung Budidaya Rumput Laut

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, mengusulkan 7 desa di Nusa Penida untuk menjadi kampung budidaya tumput laut.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Aktivitas budidaya rumput laut di Desa Jungutbatu, Nusa Penida belum lama ini. 7 Desa di Nusa Penida diusulkan jadi kampung budidaya rumput laut. 

SEMARAPURA,TRIBUNBALI- Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung, mengusulkan 7 desa di Nusa Penida untuk menjadi kampung budidaya tumput laut.

Hal ini dilakukan untuk mendukung pengembangan budidaya rumput laut di Nusa Penida.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Klungkung I Dewa Ketut Sueta Negara mengungkapkan, usulan itu ditujukan ke Direktorat Jendral Perikanan dan Budidaya KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan).

Ada 7 desa di Nusa Penida yang diusulkan menjadi kampung budidaya rumput laut antara lain, Desa Suana, Desa Kutampi Kaler, Desa Batununggul, Desa Ped, Desa Toya Pakeh, Desa Lembongan dan Desa Jungutbatu.

Aktivitas budidaya rumput laut di Desa Jungutbatu, Nusa Penida belum lama ini. 7 Desa di Nusa Penida diusulkan jadi kampung budidaya rumput laut.
Aktivitas budidaya rumput laut di Desa Jungutbatu, Nusa Penida belum lama ini. 7 Desa di Nusa Penida diusulkan jadi kampung budidaya rumput laut. (istimewa)

"Tujuh desa yang kami usulkan jadi kampung budidaya rumput laut ini, sejak lama masyarakatnya melakukan budidaya rumput laut. Usula ke Kementrian KKP judah kami ajukan bulan Juli lalu," ujar Sueta Negara, Minggu 7 Agustus 2022. 

Menurutnya ada beberapa keuntungan yang didapat, ketika suatu desa ditetapkan menjadi kampung budidaya rumput laut, misal kemudahan akses ke pemerintah pusat untuk segala aktivitas budidaya rumput laut, adanya program berkelanjutan dari pemerintah pusat untuk pengembangan kampung budidaya rumput laut, serta adanya pengembangan bibit untuk keberlangsungan budidaya rumput laut.

"Semoga 7 desa itu ditetapkan jadi kampung budidaya rumput laut, sehingga budidaya rumput laut di Nusa Penida bisa lebih baik lagi kedepannya. Tentu muaranya peningkatan kesejahteraan para petani rumput laut di Nusa Penida," jelas Sueta Negara.

Terlebih saat ini budidaya rumput laut kembali berkembang pesat, pasca pandemi Covid-19. Harga rumput laut di Nusa Penida juga sedang baik, mencapai kisaran Rp38 ribu perkilogramnya untuk rumput laut kering.

Sementara Nusa Penida juga menjadi daerah yang potensial untuk budidaya rumput laut, dengan potensi luasan mencapai 308 hektar.

" Pandemi Covid-19 menjadi pelajaran berharga bagi petani rumput laut di Nusa Penida. Mereka tidak mau terburu-buru beralih ke pariwisata. Mereka (petani rumput laut) tidak serta merta meninggalkan budidaya rumput laut, walau pariwisata berangsur pulih," ungksp Sueta Negara. (mit)

BERITA LAINNYA

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved