Berita Bangli

Ratusan Bekas Pohon Perindang akan Dilelang

Ratusan batang kayu menumpuk di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli. Batang kayu tersebut merupakan poho

Tribun Bali
Keterangan foto:/mer Menumpuk - Ratusan batang kayu potongan pohon perindang menumpuk di depan kantor DLH Bangli, Senin (8/8/2022). 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Ratusan batang kayu menumpuk di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli.

Batang kayu tersebut merupakan pohon perindang yang ada di wilayah kota Bangli.

Rencananya ratusan kayu ini akan dilelang.

Kepala DLH Bangli, I Putu Ganda Wijaya mengungkapkan, ratusan kayu ini merupakan hasil penebangan pohon perindang di jalur kota Bangli.

Yang mana tujuan penebangan pohon untuk pemasangan lampu penerangan jalan. "Saat itu kegiatannya akhir tahun 2021," ujarnya Selasa (8/8/2022).

Baca juga: MenKopUKM Ungkap Adaptasi dalam Transformasi Digital Jadi Kunci Resiliensi UMKM

Diketahui, total ada 263 batang kayu. 67 batang merupakan jenis cempaka, dengan panjang 200 centimeter hingga 683 centimeter dan diameter 53 sentimeter hingga 155 centimeter.

Selain itu juga terdapat 196 batang jenis kayu glodok, dengan panjang 104 centimeter hingga 810 centimeter dan diameter 45 centimeter hingga 300 centimeter. 

"Pasca ditebang tahun 2021 itu, potongan batang pohon ini ditampung di depan kantor DLH. Karena tidak ada lagi tempat untuk menampung," ucapnya.

Lanjut Ganda, ratusan batang kayu ini selanjutnya akan dilelang.

Pihaknya telah mengusulkan pada BKPAD Bangli, dan selanjutnya diusulkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Singaraja. 

Baca juga: Menko Airlangga Dukung Produksi Kendaraan Listrik Berbasis Bateraiuntuk Akselerasi Net Zero Emission

"Pihak KPKNL sudah sempat datang beberapa waktu lalu.

Memang untuk pelaksanaan lelang ini butuh waktu lama, karena mungkin yang mengusulkan lelang cukup banyak, tidak hanya dari Bangli saja.

Namun informasinya setelah tanggal 17 Agustus ini, KPKNL akan melakukan penghitungan nilai asetnya, dan tinggal menunggu jadwal pelaksanaan lelang," kata kadis asal Kelurahan Bebalang itu. (*) 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved