Berita Bali

Pembangunan TPS3R di Ubung Kaja Akan Tetap Berjalan, Lakukan Pendekatan pada 3 Warga yang Menolak

Pelaksanaan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Jalan Lingkungan Saridana C, Banjar Umasari, Desa Ubung Kaja, Denpa

Penulis: Putu Supartika | Editor: Harun Ar Rasyid
istimewa
Pelaksanaan rapat pembangunan TPS3R di Ubung Kaja 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Pelaksanaan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Jalan Lingkungan Saridana C, Banjar Umasari, Desa Ubung Kaja, Denpasar akan tetap berjalan di lokasi tersebut.

Meskipun pembangunan TPS3R ini mendapat penolakan dari beberapa warga.

Hal ini dikarenakan dari 300 KK yang ada di kawasan tersebut, hanya tiga orang yang menolak.

Kabid Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar Nengah Gandhi Dananjaya Suarka mengatakan penolakan itu terjadi dikarenakan adanya miss komunikasi.

Pelaksanaan rapat pembangunan TPS3R di Ubung Kaja
Pelaksanaan rapat pembangunan TPS3R di Ubung Kaja (istimewa)

Ia mengatakan, pada prinsifnya masyarakat sudah setuju dengan pembangunan TPS3R itu.

"Karena di lokasi itu prosesnya sudah disosialisasikan bahwa tidak akan menimbulkan bau. Sebab pengolahan sampah di TPS3R nantinya berupa non organik," kata Gandhi Selasa, 9 Agustus 2022.

Terkait tiga warga yang masih menolak tersebut, pihaknya akan terus melakukan pendekatan agar pembangunan segera bisa dilakukan.

"Untuk saat ini, proses di lapangan sudah dilakukan pembersihan dan perataan tanah sebelum dilakukan pembangunan. Sebelum permasalahan selesai pembangunan masih belum bisa dilakukan," katanya.

Menurutnya, jika pembangunan tidak segera dilakukan anggarannya dikhawatirkan alan menjadi SilPa.

Pembangunan TPS3R tersebut pun sudah molor dua bulan.

Seharusnya pembangunan dilakukan pada awal Juli 2022 dan selesai tanggal 25 Oktober 2022 mendatang.

Dengan kondisi itu, pihaknya juga khawatir sampah masyarakat tidak tertangani.

Sebab, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarbagita Suwung akan ditutup.

Dengan kondisi saat ini, target pembangunan harus sudah dilakukan pada pertengahan bulan Agustus 2022 ini sampai bulan Desember 2022 karena dilakukan adendum.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved