Persib Bandung
PERSIB BANDUNG BABAK BELUR, Ridwan Kamil Minta Manajemen Lakukan Evaluasi
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengomentari Persib Bandung terus-menerus meraih catatan minor di Liga 1 2022-2023. Untuk itu manajemen evaluasi.
TRIBUN-BALI.COM - Persib Bandung babak belur di tiga pekan laga Liga 1 Indonesia 2022-2023.
Setelah sekali hasil imbang, dan dua kali kalah.
Tentu catatan minor ini menjadi rapor buruk, bagi klub kaliber sekelas Persib Bandung.
Kekalahan Maung Bandung pun, membuat polemik di tubuh bobotoh.
Para bobotoh dan Viking Galuh, akhirnya mengeruduk Graha Persib Bandung usai pertandingan Persib Bandung vs Borneo FC dengan skor 1-4.
Baca juga: JELANG PERSIB BANDUNG VS PSIS Semarang, Dua Maung Bandung Diwaspadai Laskar Mahesa Jenar
Baca juga: PELATIH PERSIB BANDUNG, AREMA FC, dan PERSIS SOLO, Kursinya Terancam, Akankah Dipecat?
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengomentari kondisi terkini Persib Bandung yang terus-menerus meraih hasil buruk dan catatan minor di Liga 1 2022-2023.
Ridwan Kamil mengatakan performa tim kesayangannya tersebut kurang maksimal di setiap laga yang disaksikannya.
"Poék, seperti malam gelap.
Saya nonton 3-1, gak nonton 4-1, ada peningkatan.
Peningkatan kekalahan," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Selasa (9/8/2022).
Ridwan Kamil meminta manajemen Persib Bandung melakukan evaluasi menyeluruh.
Ia mengatakan, hal ini sangat disayangkan karena setiap pemainnya memiliki kualitas baik.
Tapi belum bisa bermain maksimal sebagai tim.
"Tolong dievaluasi khususnya pelatih, ada apa dengan Persib Bandung yang pemain-pemainnya dianggap berkualitas semua, track record bagus-bagus, bersatu jadi tim tidak diperlihatkan," katanya.
Ridwan Kamil pun mengomentari, bahwa sejumlah pemain Persib Bandung kurang gesit saat bermain.
"Kalau saya nonton langsung di GBLA, pemainnya kurang gesit kalau menurut saya.
Jadi ngejar bola kayak secukupnya.
Jadi motivasi buat pemain agar lebih semangat.
Kedua, polanya enggak kebaca.
Mudah-mudahan yang terbaik," kata Kang Emil, sapaannya.
Baca juga: JELANG PERSIB BANDUNG VS PSIS Semarang, Dua Maung Bandung Diwaspadai Laskar Mahesa Jenar
Baca juga: PELATIH PERSIB BANDUNG, AREMA FC, dan PERSIS SOLO, Kursinya Terancam, Akankah Dipecat?
Sebelumnya, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, juga menyatakan sangat kecewa dengan kekalahan yang kembali dialami Persib Bandung di Liga 1 2022-2023.
Ia mengatakan, sebagai bobotoh sejati, ia tidak bisa menyalahkan siapa pun, termasuk pelatih.
Namun ia sangat mengharapkan perubahan dalam tubuh Persib Bandung menuju arah yang lebih baik.
"Saya malu, Persib Bandung kalah.
Tapi saya, sebagai seorang yang beriman, tetap menerima karena apa pun ini takdir Yang Mahakuasa.
Dan kami yakin ini ada hikmahnya, kekalahan yang sangat dahsyat ini.
Saya tidak marah kepada Persib Bandung, saya tidak marah kepada para pelatih, cuma saya sebagai pencinta ingin ada peningkatan dari hari ini sehingga ulah éléh waé.
Tapi tetap sekalipun éleh, saya cinta Persib," kata Uu di Gedung Sate, Senin (8/8/2022).
Ia mengatakan, memang di saat seperti ini, sangat mudah bagi siapa pun untuk menyalahkan sejumlah pihak atas kekalahan yang diperoleh.
Namun, kata Uu, mengganti susunan manajemen atau mengganti pelatih tidak semudah mengatakannya.
"Orang bilang seperti itu (evaluasi), tetapi kan bicara itu gampang.
Evaluasi, ganti, kan gitu.
Kalau sudah dilakukan mah hésé.
Saya juga sebagai wagub juga banyak harus begitu-begitu, tetapi kan susah.
Yang penting ada progres lah dari kegiatan kemarin, untuk yang akan datang," kata Uu.
Ia mengatakan bobotoh Persib Bandung pun seharusnya bisa menyampaikan aspirasinya dengan bijak, melalui kanal-kanal sesuai peraturan.
Tidak usah, ujar Uu, dilakukan dengan berdemonstrasi sampai menutup jalan atau hal lainnya yang merugikan masyarakat luas.
"Saya harap jangan lah ada demo-demo. Sampaikan kekesalan dengan baik.
Toh mereka juga sudah berusaha untuk memperjuangkan Persib Bandung juara dengan pelatihan, anggaran, dan lainnya.
Toh dengan kenyataan seperti ini, mudah-mudahan dengan di masa yang akan datang, kita akan juara lagi," katanya.
Ia mengatakan kekalahan adalah sebuah pelajaran bagi siapa pun.
Baik pendukung maupun Persib Bandung sendiri, katanya, harus menganggap kekalahan sebagai cambuk dan pelajaran berharga supaya Persib Bandung bisa menjuarai liga kembali dengan segera.
"Mudah-mudahan masa keemasan itu kembali, membawa Persib pada masa keemasan.
Kita serahkan ke manajemen, itu mah terserah, tapi jangan ada demo-demo.
Toh, diganti juga belum tentu dengan yang terbaik. Karena setiap orang punya kemampuan tetapi juga punya kelemahan.
Manusia tidak ada yang sempurna," katanya.
Persib Bandung kembali mengalami kekalahan di Liga 1 2022-2023.
Pasukan Maung Bandung kalah dari Borneo FC di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (7/8/2022) dengan skor 4-1.
Kekalahan Maung Bandung ini menjadi catatan buruk Robert Alberts setelah menjadi kepala pelatih sejak 2019.
Ia hanya mendapatkan satu point dari tiga laga awal Maung Bandung di Liga 1 2022-2023. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Persib Bandung Babak Belur di Tiga Laga Awal, Ridwan Kamil: Poék, Seperti Malam Gelap.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ridwan-Kamil-ucapkan-manajemen-Persib-Bandung-harus-berbenah.jpg)