Berita Badung

Berjumlah Senilai Rp 2 Miliar Lebih, Kejari Badung Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung musnahkan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) di halaman Kantor Kejari Badung

istimewa
Kejari Badung bersama instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang bukti di Halaman Kantor Kejari Badung pada Kamis 11 Agustus 2022 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung musnahkan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht) di halaman Kantor Kejari Badung pada Kamis 11 Agustus 2022.

Sebagian besar barang bukti yang dimusnahkan berasal dari perkara narkotika.

Bahkan dari pendataan barang bukti dengan pada perkara tindakan pidana narkotika senilai Rp 2 Miliar lebih. Semua itu terdiri dari Ganja, Tembakau Sintetis, Ekstasi, Hashish, Sabu-sabu, MDMB dan DMT dengan jumlah perkara sebanyak 110

Pemusnahan barang itu pun dilakukan dengan cara dibakar. Selain itu juga terdapat barang bukti berupa Handphone Berbagai Merk, Timbangan Elektrik Berbagai Merk, Bong / Alat Hisap Shabu, senjata tajam, pakaian, psikotropika, Dokumen dan Rokok.

Kejari Badung bersama instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang bukti di Halaman Kantor Kejari Badung pada Kamis 11 Agustus 2022
Kejari Badung bersama instansi terkait saat melakukan pemusnahan barang bukti di Halaman Kantor Kejari Badung pada Kamis 11 Agustus 2022 (istimewa)

Kajari Badung Imran Yusuf didampingi Kepala Seksi Intelijen Kejari Badung I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo mengatakan pemusnahan barang bukti dilakukan seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan.

Ada sebanyak 155 perkara yang terdiri dari Tindak Pidana Umum dan Tindak Pidana Khusus yang dimusnahkan barang buktinya

“Jadi semua ini kasusnya sudah diputus dan berkekuatan hukum tetap dari bulan Januari 2022 sampai bulan Juni 2022,” katanya.

Pihaknya juga mengaku dari 155 perkara, tindak pidana Narkotika paling banyak yakni 110 perkara. Bahkan dari ratusan perkara tersebut Kejari musnahkan barang bukti dengan nilai barang bukti sebesar Rp. 2.120.797.000.

“Tidak menutup kemungkinan ada juga selain narkoba yang dimusnahkan seperti sajam, rokok dan yang lainnya,” bebernya.

Sesuai data Kejari Badung barang bukti narkoba yang dimusnahkan itu seperti Ganja dengan berat 4.947,73 Gram dengan total harga Rp. 494.773.000. Begitu juga Tembakau Sintetis sebanyak 369,87 Gram dengan nominal Rp. 36.987.000. Extasy 94,11 Gram dengan nominal Rp. 47.055.000, Hashish 2,43 Gram dengan nominal Rp. 1.215.000, Sabu-sabu 999,87 Gram dengan nominal Rp. 1.499.805.000, MDMB 31,54 Gram dengan nominal Rp. 3.154.000, dan DMT 189,04 Gram dengan nominal Rp. 37.808,000. Sehingga total narkotika yang dimusnahkan Rp.2 Miliar lebih .

“Ada juga Perkara Tindak Pidana Orang dan Harta Benda dan Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara dan Ketertiban Umum sebanyak 43 perkara. Untuk kasus ini barang bukti yang dimusnahkan seperti senjata tajam, pakaian, psikotropika, Hand Phone, Dokumen dan lain-lainya,” ucapnya

Sementara untuk tindak pidana khusus yaitu tindak pidana cukai Sebanyak ada sebanyak 2 perkara dengan barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 200 slop Rokok.

“Rokok yang dimusnahkan ini rokok ilegal,” imbuhnya. (*)

Baca juga: 5 Bulan Terakhir, Empat Kasus Narkoba Berhasil Diungkap Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai

BERITA LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved